Amankan Laga Persib, Polisi Tingkatkan Pengamanan dan Minta Bobotoh Jaga Nama Baik Klub

Persib
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Tri Suhartanto saat ditemui di Mapolresta Bandung. Foto Agni Ilman Darmawan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Polresta Bandung bersama Polda Jawa Barat menyiapkan pengamanan maksimal untuk mengawal tiga pertandingan kandang Persib Bandung yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung, pada 11, 14, dan 18 Oktober 2026.

Tiga laga tersebut masing-masing mempertemukan Persib dengan Dewa United pada 11 Oktober dan Persik Kediri pada 18 Oktober dalam kompetisi Super League 2026/2027.

Sementara pada 14 Oktober, Maung Bandung akan menghadapi The Cong Viettel dari Vietnam dalam ajang AFC Champions League Two (ACL Two).

Baca Juga:Green Forest Resort & Wedding Gelar “Wedding Showcase at Forest 2026” Perkuat Kolaborasi Industri PernikahanDPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke dalam RUU Sisdiknas

Kapolresta Bandung Kombes Pol Tri Suhartanto mengatakan, kesiapan pengamanan dilakukan untuk memastikan pertandingan berlangsung kondusif sekaligus memberikan rasa aman kepada pemain, suporter, dan masyarakat yang datang menyaksikan laga.

“Tujuannya agar pengamanan ini betul-betul bisa memberikan rasa aman, baik kepada para suporter, pemain, maupun masyarakat yang nantinya melihat dan menyaksikan pertandingan tersebut,” kata Tri di Mapolresta Bandung, Sabtu (10/10/2026).

Menurut Tri, pola pengamanan akan mengacu pada pelaksanaan pertandingan sebelumnya. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan evaluasi agar kekurangan yang pernah ditemukan tidak kembali terulang.

Ia menegaskan, pengamanan tidak boleh sekadar menjadi kegiatan rutin. Setiap pelaksanaan harus menjadi bahan evaluasi untuk menutup celah yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

“Untuk proses pengamanan sebenarnya sama seperti kemarin. Namun, perlu kita sampaikan bahwa ini bukan sekadar business as usual atau hal yang rutin saja,” ujarnya.

Selain mengandalkan kesiapan aparat, Tri meminta bobotoh turut berperan menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan.

Ia menilai dukungan kepada Persib tidak cukup hanya melalui nyanyian dan sorakan di tribun, tetapi juga harus ditunjukkan melalui perilaku yang menjaga nama baik klub.

Baca Juga:68 Bencana Terjadi di Kabupaten Tasikmalaya Sepanjang SeptemberMendag Siapkan Fasilitas Branding untuk 500 UMKM, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

“Mendukung itu bukan hanya sekadar bersorak atau menyanyikan lagu-lagu dukungan di tribun, tetapi juga harus bisa menjaga harkat, martabat, serta nama baik Persib itu sendiri,” tuturnya.

Tri mengingatkan, ulah segelintir suporter yang tidak bertanggung jawab berpotensi merugikan Persib, termasuk membuat klub menerima sanksi berupa denda.

“Jangan sampai hanya gara-gara ulah oknum suporter yang tidak bertanggung jawab, klub akhirnya harus terkena denda,” tegasnya.

0 Komentar