Ibu Hamil Kembar Asal Jajawar Ditolak RS Mitra Idaman, Manajemen Akui Kelalaian

Rini Marini, warga Desa Jajawar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, mengalami peristiwa yang tidak ter
Rini Marini, warga Desa Jajawar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, mengalami peristiwa yang tidak terlupakan pada Jumat dini hari, (3/9/2026)
0 Komentar

Pihak keluarga Rini menyambut baik langkah manajemen yang datang langsung untuk meminta maaf. Keluarga menyatakan telah memaafkan kejadian tersebut dan berharap insiden ini menjadi pembelajaran penting bagi pihak rumah sakit.

Mereka juga berharap evaluasi pelayanan benar-benar dilakukan agar keselamatan pasien menjadi prioritas utama, khususnya bagi ibu hamil yang mengalami kondisi kegawatdaruratan.

Peristiwa ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan besar mengenai standar pelayanan gawat darurat di rumah sakit swasta. Pasien dengan kondisi kritis seharusnya mendapatkan penanganan pertama sesuai prosedur triase sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan lain.

Baca Juga:Bandung Barat Ubah Paradigma Pengelolaan Aset, Dari Sekadar Tercatat Menjadi Bernilai ManfaatPanas Bumi Galunggung Dipromosikan untuk Gaet Investor

Dalam kondisi ketuban pecah dan hipertensi berat, penundaan penanganan dapat berakibat fatal bagi ibu maupun bayi yang dikandungnya.

“Kami sudah mendatangi pasien tersebut untuk menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi atas kejadian tersebut. Ini akan menjadi evaluasi kami untuk lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan,” kata dr. Rosita. (CEP)

0 Komentar