Kekerasan Perempuan Tak Kunjung Reda, PIM Jabar Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan

Angka Kekerasan Terhadap Perempuan di Kota Bandung Masih Tinggi
Ilustrasi (Nadine Shaabana/Unsplash)
0 Komentar

Bagi PIM DPD Jawa Barat, persoalan kekerasan terhadap perempuan bukan sekadar perkara hukum, tetapi juga persoalan sosial yang membutuhkan perubahan cara pandang.

“PIM sebagai perkumpulan atau komunitas perempuan tentu harus menunjukkan empati untuk setiap kekerasan atau pelanggaran hak asasi perempuan, baik itu perempuan dewasa, apalagi anak-anak,” kata Osye.

Salah seorang penasihat PIM DPD Jawa Barat, Atalia Praratya, juga merupakan anggota DPR RI Komisi VIII yang membidangi antara lain isu perlindungan perempuan dan anak.

Baca Juga:Lembang Jadi Wilayah Tertinggi Kasus Kekerasan Terhadap PerempuanKasus Eksploitasi hingga Kekerasan pada Anak di Jabar Masih Tinggi, UPTD PPA: Pelaku Didominasi Orang Terdekat

Osye berharap perhatian terhadap kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dapat mendorong pembenahan sistem secara menyeluruh, mulai dari pencegahan, mekanisme pelaporan, penegakan hukum, pendampingan, hingga pemulihan korban.

Sebab, menurutnya, keberadaan regulasi saja tidak cukup apabila belum diikuti dengan kemampuan institusi, perspektif yang tepat, serta sistem perlindungan yang benar-benar dapat diakses dan dirasakan korban.

0 Komentar