Di sisi lain, Erick mengapresiasi perjuangan pemain Indonesia yang tetap memberikan perlawanan meski harus bermain dengan 10 pemain setelah kehilangan satu pemain.
“Tapi alhamdulillah pemain-pemain kita juga punya fighting spirit yang luar biasa. Dengan ketinggalan dan tentu 10 pemain, sampai akhir mereka berjuang habis-habisan,” ucapnya.
Erick menegaskan perjuangan tersebut patut diapresiasi, bukan hanya dari tim Indonesia, tetapi juga seluruh tim yang tampil dalam ajang sepak bola Asia Tenggara tersebut.
Baca Juga:Pakar Unpad: Program LUTD PLN UID Jabar Perlu Sesuaikan Karakter WilayahPerkuat Inovasi Transisi Energi, PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026
“Saya tentu apresiasi dengan perjuangan tim Indonesia dan juga tim-tim yang bermain di Asia Tenggara,” pungkas Erick.
