JABAR EKSPRES – Jajaran Polres Banjar mengikuti kegiatan Ngaji Kebangsaan bersama KH. Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha secara daring melalui Zoom Meeting dari Masjid At Taubah Polres Banjar belum lama ini.
Kegiatan ini dihadiri langsung Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan menjadi momentum penting bagi seluruh personel Polres Banjar untuk memperkuat nilai keagamaan, persatuan, serta semangat pengabdian dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., CPHR., hadir bersama para Kabag, Kasat Fung, Kapolsek jajaran, serta personel Polres Banjar.
Baca Juga:Tanpa Inez di Championship, Penabur Cirebon Temukan Senjata Baru Jelang Final DBL West JavaSempat Terancam Comeback, Fivers Singkirkan Trimulia dan Tembus Final DBL West Java
Sementara itu, kegiatan utama dipusatkan di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an LP3IA, Desa Narukan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Kehadiran Kapolri dalam kegiatan tersebut menegaskan komitmen institusi Polri dalam membangun karakter personel yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan wawasan kebangsaan yang kuat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan Kapolri, tausiyah Gus Baha, sesi diskusi dan tanya jawab, hingga doa penutup.
Seluruh rangkaian berlangsung khidmat dan diikuti dengan penuh antusias oleh personel yang hadir, baik secara langsung di lokasi maupun melalui sambungan daring.
Dalam tausiyahnya, Gus Baha mengangkat pentingnya merawat persatuan bangsa, mengedepankan moderasi beragama, serta membangun keikhlasan dalam menjalankan tugas dan pengabdian.
Pesan tersebut menjadi penguatan bagi personel Polri agar nilai agama dan kebangsaan tidak berhenti dalam ruang pembinaan, tetapi tercermin dalam sikap saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Gus Baha menekankan bahwa tugas kepolisian merupakan bagian dari ibadah jika dijalankan dengan niat yang benar dan cara yang baik.
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro mengatakan, pembinaan rohani dan mental menjadi bagian penting dalam membentuk personel yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian terhadap masyarakat.
Baca Juga:Gagal di Final Sebelumnya, GPS Bandung Bawa Misi Revans Lawan Penabur CirebonSempat Terancam Comeback, Fivers Singkirkan Trimulia dan Tembus Final DBL West Java
Menurutnya, kegiatan seperti ini harus menjadi rutinitas yang mengiringi tugas harian personel di lapangan.
