“Pengabdian kepada masyarakat membutuhkan profesionalitas yang dibarengi ketulusan, integritas dan kepedulian. Nilai-nilai yang disampaikan dalam Ngaji Kebangsaan ini menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk terus menjaga persatuan serta memberikan pelayanan dengan hati,” ujar Kapolres Banjar.
Menurutnya, tugas kepolisian bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat sehingga setiap anggota dituntut mampu menjaga sikap, menghormati perbedaan dan mengedepankan pendekatan yang humanis dalam menjalankan tugas.
Hal ini sejalan dengan upaya Polri untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat dan membangun kepercayaan publik.
Baca Juga:Tanpa Inez di Championship, Penabur Cirebon Temukan Senjata Baru Jelang Final DBL West JavaSempat Terancam Comeback, Fivers Singkirkan Trimulia dan Tembus Final DBL West Java
Melalui kegiatan tersebut, Polres Banjar terus mendorong penguatan karakter personel sebagai bagian dari upaya menghadirkan sosok Polri yang dekat dengan masyarakat.
Sebab, pengabdian bukan hanya tentang hadir saat dibutuhkan, tetapi juga tentang menjaga kepercayaan masyarakat dengan sikap, ketulusan dan tanggung jawab.
“Pengabdian kepada masyarakat membutuhkan profesionalitas yang dibarengi ketulusan, integritas dan kepedulian. Nilai-nilai yang disampaikan dalam Ngaji Kebangsaan ini menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk terus menjaga persatuan serta memberikan pelayanan dengan hati,” ujar Kapolres Banjar. (CEP)
