Sebaran Wilayah Potensi Hujan Sedang Disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang:
Senin, 28 September 2026: Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, Kota Cimahi, Kabupaten dan Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut, serta Kabupaten dan Kota Tasikmalaya.
Selasa, 29 September 2026: Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Sukabumi, serta Kabupaten dan Kota Tasikmalaya.
Baca Juga:Tanpa Inez di Championship, Penabur Cirebon Temukan Senjata Baru Jelang Final DBL West JavaSempat Terancam Comeback, Fivers Singkirkan Trimulia dan Tembus Final DBL West Java
Rabu, 30 September 2026: Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat.
Kamis, 1 Oktober 2026: Kabupaten Bogor, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Garut.
Jumat, 2 Oktober 2026: Kabupaten Bogor.
Sabtu, 3 Oktober 2026: Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi.
Minggu, 4 Oktober 2026: Nihil.
Mengingat potensi hujan tersebut, Suaidi mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang mendadak.
Cuaca ekstrem berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat hingga sangat lebat, angin kencang, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
“Tetap tenang tetapi siaga, kenali risiko di lingkungan sekitar, serta selalu perbarui informasi cuaca dan ikuti arahan atau protokol evakuasi dari pemerintah daerah jika terjadi bencana,” imbaunya.
“Masyarakat juga diharapkan lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, khususnya untuk perjalanan darat, laut, maupun udara,” tutup Suaidi. (Bas)
