JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Banjar secara resmi meluncurkan program inovatif bertajuk “Berdaya Bantu” pada tahun 2026. Peluncuran perdana program ini dipusatkan di Desa Rejasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar.
Program ini merupakan inisiatif langsung dari Wali Kota Banjar, Sudarsono, sebagai wujud komitmen untuk turun ke lapangan, bersilaturahmi, serta mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung di setiap desa dan kelurahan.
Kepala Dinas Sosial Kota Banjar, Hani Supartini, menjelaskan bahwa kehadiran program ini dirancang untuk memastikan pemerintah dapat dirasakan secara nyata oleh warga di tingkat akar rumput.
Baca Juga:Polres Banjar Raih Juara Nasional Kompolnas Award 2026 Kategori Polres Tipe APemkot Banjar dan Kejaksaan Negeri Gelar FGD Perkuat Peran Jaksa Pengacara Negara dalam Tata Kelola Pemerintah
Menurutnya, “Berdaya Bantu” bukan sekadar penyaluran bantuan sosial rutin, melainkan sebuah mekanisme jemput bola yang memungkinkan jajaran pemerintah daerah berinteraksi langsung dengan masyarakat.
“Kegiatan rutin ini merupakan inisiatif langsung dari Wali Kota Banjar, Sudarsono untuk turun ke lapangan, bersilaturahmi, serta mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung di tiap desa dan kelurahan,” ujar Hani Supartini, Senin (21/9/2026).
Dalam pelaksanaannya, program Berdaya Bantu menetapkan kriteria penerima yang difokuskan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus. Hani merinci bahwa sasaran utama program ini mencakup keluarga rentan, lansia, penyandang disabilitas, serta anak-anak yang berasal dari keluarga prasejahtera.
Penetapan kriteria ini dilakukan agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak signifikan bagi penerimanya.
Terkait skala penyaluran, Hani Supartini menyebutkan bahwa jumlah penerima bantuan bervariasi di tiap wilayah berdasarkan tingkat kebutuhan yang ada. Untuk wilayah Rejasari sendiri, tercatat sebanyak 90 penerima bantuan.
“Secara keseluruhan, rata-rata setiap desa dan kelurahan menyalurkan bantuan kepada sekitar 97 penerima,” jelasnya.
Secara akumulatif, target keseluruhan penerima manfaat dari program Berdaya Bantu ini mencakup 2.350 penerima yang tersebar di seluruh wilayah Kota Banjar.
Baca Juga:Lewat Dompet Sosial Al Kautsar, PGRI Kota Banjar Salurkan Donasi Rp40 Juta untuk Korban Gempa NTTDPRD Kota Banjar Gelar Paripurna, Fraksi PKS Soroti Defisit dan Inkonsistensi Data RAPBD 2026-2027
Melalui kunjungan langsung dan dialog interaktif yang dilakukan oleh Wali Kota bersama jajaran Dinas Sosial di setiap kelurahan, program ini diharapkan tidak hanya mendistribusikan bantuan sosial secara tepat sasaran, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat Kota Banjar.
“Melalui kunjungan langsung dan dialog interaktif yang dilakukan oleh Wali Kota bersama jajaran Dinas Sosial di setiap kelurahan, program ini diharapkan tidak hanya mendistribusikan bantuan sosial secara tepat sasaran, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat Kota Banjar,” pungkas Hani. (CEP)
