Jabar Ekspres – Kabar perubahan status PPPK Paruh Waktu menjadi penuh waktu mulai 2027 menjadi angin segar bagi ribuan tenaga di Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Pemkab KBB mencatat ada 5.720 tenaga paruh waktu yang tersebar di berbagai perangkat daerah.
Mayoritas tenaga tersebut berada di lingkungan Dinas Pendidikan. Tercatat sebanyak 2.034 orang merupakan tenaga guru, sedangkan 1.015 lainnya merupakan tenaga kependidikan atau teknis.
Baca Juga:Fakta! Ternyata Gubernur Sherly Tjoanda – Ahmad Luthfi Sering Duduk BerdampinganTiga Rumah Panggung di Bojonggambir Ludes Dilalap Api, Diduga Bara Tungku Gula Aren Jadi Pemicu
Kepala BKPSDM KBB Yunita Nur Fadila mengatakan, Pemkab Bandung Barat pada prinsipnya mendukung dan siap menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat terkait perubahan status PPPK Paruh Waktu tersebut.
“Pada prinsipnya, Pemkab Bandung Barat mendukung dan siap menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat terkait PPPK Paruh Waktu. Namun, saat ini kami masih menunggu informasi dan arahan lebih lanjut terkait kebijakan, mekanisme, serta tahapan implementasinya di daerah,” ujar Yunita saat dihubungi Senin (21/9/2026).
Menurutnya, BKPSDM KBB akan terus mencermati perkembangan kebijakan tersebut. Pemkab juga siap menyesuaikan langkah dengan arahan pemerintah pusat sesuai ketentuan yang berlaku.
“BKPSDM akan terus mencermati perkembangan kebijakan tersebut dan siap menindaklanjuti setiap arahan yang disampaikan pemerintah pusat sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Sembari menunggu kepastian mengenai perubahan status tersebut, Pemkab Bandung Barat juga akan memperpanjang kontrak PPPK Paruh Waktu.
Perpanjangan kontrak tersebut dijadwalkan mulai dilakukan pada Senin dengan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Oktober 2026.
“Akan dilakukan perpanjangan kontrak hari Senin, TMT per 1 Oktober 2026,” jelas Yunita.
Baca Juga:Kebun Raya Kenalkan Koleksi Tumbuhan Indonesia di FLOII Expo 2026 Lewat Booth InteraktifKunjungi Tasik, Kapolda Intruksikan Tindak Tegas dan Terukur untuk Begal dan Geng Motor Pembuat Onar
Rencana peningkatan status tersebut mendapat sambutan positif dari tenaga PPPK Paruh Waktu. Salah satunya Danil Yunanda Dwinurahman yang telah mengabdikan diri selama enam tahun sebagai guru di SDN I Budi Asih, Kecamatan Ngamprah.
Danil menyambut baik rencana pemerintah tersebut. Baginya, perubahan status menjadi PPPK penuh waktu menjadi harapan bagi tenaga yang selama ini masih berstatus paruh waktu.
“Alhamdulillah, itu yang menjadi harapan kita. Semoga saja rencana pemerintah ini segera bisa dilaksanakan,” ucap Danil.
Sementara itu, Ketua FGTK KBB Riki Triyadi juga menyambut baik perpanjangan kontrak bagi PPPK Paruh Waktu.
