JABAR EKSPRES — Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) resmi menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Pengukuhan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027.
Acara dilakukan sekaligus dengan pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di tingkat universitas, fakultas, hingga program studi.
Di tengah ketatnya persaingan antar-perguruan tinggi dan penurunan jumlah mahasiswa baru yang dialami banyak Perguruan Tinggi Swasta (PTS) akibat penambahan kuota Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Unjani mencatatkan capaian positif dengan menerima sebanyak 6.120 mahasiswa baru pada tahun ajaran ini.
Baca Juga:23 Kampus Adu Taktik, Format Anyar BWF dan 3v3 Campus League Badminton Regional Bandung Sukses Sedot PerhatianDidukung Bold Riders, The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026 – Wingday Dimeriahkan Ratusan Bikers
Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Dr. Agus Subagyo, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa ribuan mahasiswa baru tersebut tersebar di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari D3, D4, S1, S2, hingga S3.
“Kompetisi antar-perguruan tinggi saat ini sangat luar biasa. Banyak PTS di Indonesia, termasuk di wilayah Bandung Raya dan Jawa Barat, mengalami penurunan (mahasiswa baru) karena kuota PTN selalu ditambah. Namun, alhamdulillah Unjani tetap memiliki peminat yang banyak,” ujar Prof. Agus usai acara pengukuhan.
Menanggapi dinamika dunia pendidikan saat ini, Prof. Agus mengungkapkan sejumlah strategi utama yang diterapkan Unjani agar tetap menjadi pilihan masyarakat.
Fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dosen dan tenaga kependidikan, penambahan guru besar, serta peningkatan status akreditasi kampus dan prodi menjadi prioritas utama.
Selain itu, kurikulum berbasis kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dirancang agar lulusan Unjani cepat terserap di dunia kerja.
Tak hanya unggul secara akademik, Unjani juga mengusung identitas khas sebagai Smart Military University yang membentuk karakter mahasiswa agar memiliki sikap disiplin, loyal, dan santun.
“Kami menggembleng mereka tidak hanya pada hard skill, tetapi juga soft skill. Karakter ini menjadi pembeda utama Unjani dengan perguruan tinggi lainnya,” tegas Rektor.
Baca Juga:Membawa Kehangatan Korean Home-Style Dining, 88 SEOUL Resmi Buka Gerai Pertama di BandungAlfamart dan Morinaga Chil*Go! Gelar Layanan Posyandu Gratis di Cimahi
Pada tahun ajaran ini, Unjani juga memberikan berbagai akses Beasiswa KIP Kuliah, salah satunya perdana dibuka untuk program studi di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) dan Fakultas Teknologi Manufaktur.
Meskipun program beasiswa dibuka luas, Unjani tetap menerapkan seleksi ketat demi menjaga standar dan kualitas akademik universitas.
