Damkar KBB Tak Sekadar Jinakkan Api, Beragam Masalah Warga Ikut Ditangani

Damkar KBB Tak Sekadar Jinakkan Api, Beragam Masalah Warga Ikut Ditangani
Petugas Damkar Bandung Barat saat mengevakuasi Biawak yang masuk ke permukiman warga. Dok Damkar KBB
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebanyak 914 kejadian penyelamatan ditangani petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bandung Barat (KBB) hingga Agustus 2026.

Menariknya, sebagian permintaan bantuan tersebut bukan berkaitan dengan kebakaran, melainkan berbagai persoalan tak biasa yang dihadapi warga.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan KBB, Siti Anshoriah mengatakan, saat ini masyarakat tidak hanya menghubungi petugas ketika terjadi kebakaran maupun bencana. Berbagai kondisi yang dinilai membutuhkan bantuan juga dilaporkan kepada Damkar.

Baca Juga:KBB Dikepung Api, 15 Kebakaran Lahan Terjadi dalam SehariRSUD Kota Banjar Latih Seluruh Staf Tangani Kebakaran, Evakuasi Pasien Jadi Prioritas Utama

“Mulai dari ular yang masuk rumah, sarang tawon, warga yang terjebak di dalam rumah, hingga cincin yang sulit dilepas dari jari tangan pernah menjadi persoalan yang ditangani petugas,” ujar Siti Anshoriah di Ngamprah, Jumat (18/9/2026).

Bahkan, pada Rabu (16/9/2026), kata Siti petugas menerima permintaan bantuan dari warga Lembang untuk mengevakuasi seekor sapi yang masuk ke dalam lubang torn.

“Ada permintaan dari warga Lembang tentang seekor sapi yang masuk ke lubang torn. Jadi, belakangan ini banyak permintaan bantuan bukan karena bencana. Tetapi kami tetap mengupayakan untuk datang dan membantu,” katanya.

Menurut Siti, kondisi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin menjadikan Damkar sebagai salah satu pihak yang dapat dimintai bantuan ketika menghadapi situasi darurat yang sulit ditangani sendiri.

Namun, ia mengakui personel Damkar belum memiliki keterampilan khusus untuk menangani seluruh jenis persoalan di luar tugas utama pemadaman dan penyelamatan.

Karena itu, pihaknya mendorong para petugas untuk terus menambah pengetahuan secara mandiri, salah satunya dengan memanfaatkan berbagai sumber informasi di media sosial seperti YouTube dan TikTok.

“Sementara ini belum ada pembekalan secara khusus untuk penanganan di luar kedaruratan bencana. Jadi saya menyarankan kepada petugas untuk banyak belajar, termasuk dari berbagai tutorial yang ada di media sosial,” katanya.

Baca Juga:Setelah Lebih dari 30 Jam Dipadamkan, Kebakaran TPA Cioray Mangureja Kini Masuk PendinginanKebakaran TPA Cioray Mangunreja, Api Masih Dalam Proses Pemadaman

Saat ini, Damkar KBB memiliki 166 personel yang disiagakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Personel tersebut tersebar di sejumlah pos wilayah, yakni Lembang, Cikalongwetan, Cililin, Cipatat, Sindangkerta, Parongpong, serta Markas Komando (Mako).

Sementara itu, berdasarkan rekapitulasi hingga Agustus 2026, jumlah kejadian penyelamatan yang ditangani Damkar KBB cukup tinggi pada sejumlah bulan.

0 Komentar