Pada Maret tercatat 125 kejadian, April 133 kejadian, Mei 120 kejadian, Juni 80 kejadian, Juli 103 kejadian, dan Agustus 123 kejadian.
Jika berdasarkan wilayah, Padalarang menjadi kecamatan dengan jumlah kejadian penyelamatan tertinggi, yakni mencapai 172 kejadian. Disusul Ngamprah sebanyak 146 kejadian, Parongpong 117 kejadian, Lembang 85 kejadian, dan Cipatat 63 kejadian.
Untuk kejadian kebakaran, hingga Agustus 2026 tercatat sebanyak 210 kejadian. Rinciannya, Januari sembilan kejadian, Februari tujuh kejadian, Maret 18 kejadian, April delapan kejadian, Mei sembilan kejadian, Juni 20 kejadian, Juli 73 kejadian, dan Agustus 67 kejadian.
Baca Juga:KBB Dikepung Api, 15 Kebakaran Lahan Terjadi dalam SehariRSUD Kota Banjar Latih Seluruh Staf Tangani Kebakaran, Evakuasi Pasien Jadi Prioritas Utama
Cipatat tercatat sebagai wilayah dengan kejadian kebakaran tertinggi, yakni 30 kejadian. Kemudian Padalarang 27 kejadian, Lembang 25 kejadian, Ngamprah 18 kejadian, serta Cihampelas dan Cikalongwetan masing-masing 17 kejadian.
Dari kejadian kebakaran tersebut, tercatat sebanyak 82 korban jiwa dan 23 korban luka hingga Agustus 2026.
Siti mengatakan, seluruh angka tersebut merupakan hasil rekapitulasi kejadian yang dilakukan setelah berakhirnya setiap bulan.
“Rekapitulasi kita lakukan setelah tanggal terakhir pada bulan itu. Rekapan yang saya sebutkan sampai 210 kejadian, itu berdasarkan catatan per bulan Agustus,” pungkasnya. (Wit)
