JABAR EKSPRES – Sejumlah warga Kabupaten Garut turut menjadi korban dalam musibah terbaliknya Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8. Berkaitan dengan itu, Anggota DPRD Jawa Barat Aten Munajat turut menyampaikan duka.
Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menceritakan bahwa banyak dari konstituen dan warga sekampungnya yang ikut berlayar dalam KMP Virgo itu. Bahkan ada yang sempat berpamitan.
“Itu banyak dari warga sekampung kami. Mereka kerja sebagai ABK di kapal, ” cetusnya, Selasa (15/9).
Musibah itu tentu menyisakan duka terutama bagi para keluarga korban.
Baca Juga:Kecelakaan Maut di Langensari, Pengendara Motor di Bawah Umur TewasPolisi Terus Dalami Penyebab Utama Kecelakaan Maut di Jalan Lodaya Bandung
“Kami turut berbela sungkawa yang mendalam,” sambung politikus asal Garut itu.
Aten melanjutkan, selain menyampaikan duka, pihaknya juga turut aktif berkoordinasi dengan berbagai instansi maupun pejabat terkait, khususnya untuk penanganan dan tindak lanjut musibah itu.
Pihaknya juga sempat menyampaikan langsung ke ajudan Gubernur agar peristiwa itu diatensi. “Terima kasih juga, Pemerintah Daerah Garut siap memberikan bantuan penanganan, termasuk juga pemulangan korban,” sambungnya.
Aten akan terus memantau perkembangan evakuasi dan pemulangan korban. Ia berharap peristiwa itu bisa ditangani dengan cepat dan baik.
“Doa terbaik bagi para korban. Semoga pencarian juga membuahkan hasil,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Dedi Mulyadi juga turut merespon terkait musibah tersebut.
“Duka yang mendalam kami sampaikan kepada keluarga dan korban KMP Virgo Transport 8,” katanya.
Baca Juga:Pengemudi Innova Nyaris Diamuk Massa Usai Terlibat Kecelakaan Beruntun di CipatatPatungan Pegawai BPKPD, Santunan Rp 42 Juta untuk Korban Kecelakaan Kerja
Dedi melanjutkan, korban yang selamat maupun yang belum ditemukan ada yang merupakan warga Kabupaten Garut. Berkaitan dengan itu, Pemprov juga bakal menyiapkan santunan.
“Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus melakukan koordinasi dengan jajaran Pemda Kabupaten Garut dalam upaya melakukan evaluasi, termasuk memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal,” jelasnya. (son)
