Untuk mengantisipasi persoalan harga pangan dan distribusi komoditas, Kementerian Perdagangan menggandeng Badan Pangan Nasional (Bapanas). Kolaborasi tersebut dilakukan dengan memantau kondisi pasar sekaligus memetakan wilayah yang mengalami persoalan pasokan.
“Jadi kita selalu turun bareng di lapangan, kami akan catat daerah-daerah mana dan kita akan tindak lanjuti juga,” tutur Dyah.
Dyah menjelaskan, penyebab kenaikan harga komoditas pangan tidak selalu sama di setiap wilayah. Selain persoalan distribusi, faktor cuaca juga dapat memengaruhi harga komoditas tertentu seperti cabai rawit.
Baca Juga:Distribusi Minyakita Bakal Ditingkatkan hingga 50 Persen, Benarkah?Pemerintah Hentikan Penyaluran Minyakita untuk Bantuan Pangan, Fokus ke Pasar Rakyat
Pemerintah memastikan pemantauan harga pangan nasional akan terus dilakukan lintas daerah. Kementerian Perdagangan bersama Bapanas akan berupaya menjaga kelancaran distribusi agar pasokan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman dan kenaikan harga dapat ditekan.
“Biasanya di distribusi. Kalau misalnya cabai rawit itu terkendala biasanya cuaca, gitu ya. Beda-bedalah intinya,” jelasnya menutup.
