Menurut Riefky, perkembangan McEasy menunjukkan bahwa perusahaan teknologi Indonesia memiliki kemampuan untuk menghasilkan produk yang relevan dengan kebutuhan industri sekaligus membangun kepercayaan dari pasar dan investor.
Ia menilai kemampuan tersebut menjadi modal penting bagi perusahaan teknologi nasional untuk meningkatkan skala bisnis dan memperluas jangkauan pasar di luar Indonesia.
Kementerian Ekonomi Kreatif, lanjut Riefky, berkomitmen mengambil peran sebagai fasilitator dan pendamping bagi startup teknologi dalam proses pengembangan inovasi hingga tahap komersialisasi.
Baca Juga:Penangkapan Oknum PPPK oleh Polres Tasikmalaya Munculkan Korban Lain Asal Cianjur hingga Terlilit Pinjol PuluhHarga Minyak Tembus US$100, APBN dan Inflasi Indonesia Berpotensi Tertekan
Pemerintah mendorong agar inovasi yang lahir dari Indonesia tidak berhenti sebagai prototype. Produk teknologi perlu terus dikembangkan, dilindungi, dikomersialisasikan, dan diperluas ke pasar yang lebih besar agar mampu menciptakan nilai ekonomi sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan industri teknologi global.
