Bulgaria Jadi Pintu Masuk Produk Indonesia ke Pasar Uni Eropa

Mendag
Menteri Perdagangan RI Budi Santoso (kanan) dan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Ekonomi Bulgaria Alexander Poulev (kiri) melakukan pertemuan di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta. (Foto: ANTARA)
0 Komentar

Pada periode tersebut, ekspor Indonesia ke Bulgaria tercatat 147,4 juta dolar AS, sedangkan impor dari Bulgaria mencapai 83,1 juta dolar AS.

Sejumlah komoditas utama yang diekspor Indonesia ke Bulgaria meliputi bijih nikel dan konsentratnya, aluminium tidak ditempa, batang dan batang kecil serta produk canai lantaian dari besi atau baja bukan paduan, dan margarin.

Sementara itu, produk utama yang diimpor Indonesia dari Bulgaria antara lain gandum dan meslin, instrumen dan peralatan untuk keperluan medis, bedah, perawatan gigi dan kedokteran hewan, berbagai jenis biji rempah, senjata militer, serta tembakau belum dipabrikasi.

Baca Juga:Dinilai Memiliki Peluang Besar, Menekraf Dorong Teknologi Indonesia Tembus Pasar GlobalPenangkapan Oknum PPPK oleh Polres Tasikmalaya Munculkan Korban Lain Asal Cianjur hingga Terlilit Pinjol Puluh

Dengan potensi tersebut, kedua negara kini berupaya memperluas hubungan ekonomi dari sekadar perdagangan komoditas menuju kerja sama yang lebih besar di sektor investasi dan industri, terutama dengan memanfaatkan posisi Bulgaria sebagai salah satu akses menuju pasar Uni Eropa.

0 Komentar