“Barusan mencoba menjadi penumpangnya, nyaman. Empuk kasurnya, tidak geleser. Dan saya tadi coba juga jadi tukang becaknya, insyaallah ini bisa dan lebih ringan,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Nanik S Deyang mengatakan, bantuan becak listrik tersebut merupakan bentuk perhatian Presiden Prabowo terhadap para pengayuh becak.
Menurut Nanik, perhatian Prabowo terhadap pengayuh becak telah berlangsung jauh sebelum dirinya menjadi presiden. Ia menyebut gagasan becak listrik bahkan mulai dikembangkan saat Prabowo masih menjabat Menteri Pertahanan.
Baca Juga:iCAR V23 Mejeng di GIIAS Bandung 2026, Bidik Konsumen Jawa Barat dengan SUV Listrik Bergaya RetroJETOUR T2 i-DM Meluncur di Bandung, SUV PHEV Adventure Dibanderol Rp696 Juta
“Becak listrik ini contohnya, diberikan sebelum beliau menjadi presiden. Jadi becak listrik itu mulai diberikan masa kampanye tahun 2024, kalau enggak salah 2023. Tahun 2023 itu sudah mulai,” kata Nanik.
Ia menjelaskan, pada tahap awal sebanyak 400 becak listrik diluncurkan di Madiun, Jawa Timur. Nanik menyebut pengembangan becak listrik tersebut bermula dari kepedulian Prabowo melihat kondisi para pengayuh becak yang mayoritas berusia lanjut.
Menurut Nanik, Prabowo bahkan menggagas sendiri desain becak listrik setelah mendapat cerita mengenai pengayuh becak yang sudah berusia lanjut hingga penyandang disabilitas tetapi masih harus mengayuh becak untuk memenuhi kebutuhan hidup.
“Jadi becak listrik ini hasil desain Pak Prabowo. Beliau menggambar sendiri becak listriknya,” ujarnya.
Nanik mengatakan, Presiden kemudian meminta agar becak listrik tersebut dibuat untuk membantu para pengayuh becak.
Menurut dia, tujuan utamanya adalah membuat pekerjaan para pengayuh becak lebih ringan sehingga mereka tidak lagi harus mengandalkan tenaga fisik sepenuhnya.
“Ini untuk membuatkan becak listrik. Inilah cinta beliau kepada pebecak di Indonesia,” katanya.
Baca Juga:Bertekad Lanjutkan SOR Kaliki, Bupati Cecep: Uang Rakyat Harus BermanfaatDiharapkan mampu Tuntaskan Lahan Petani, Tani Merdeka Apresiasi Langkah DPR Setujui RUU Reforma Agraria
Nanik menyebut becak listrik yang diberikan kepada penerima manfaat memiliki nilai sekitar Rp22 juta. Karena itu, ia meminta para penerima tidak menjual atau memindahtangankan bantuan tersebut.
“Becak ini harganya memang seharga motor, bapak mimpi apa semalam coba? Ini becak gratis dikasihkan gratis loh Pak. 22 juta gratis dari Presiden Prabowo,” ujar Nanik.
Ia mengingatkan bahwa penerima manfaat telah menandatangani perjanjian yang melarang becak tersebut dipindahtangankan.
