260 Tukang Becak di Kabupaten Bandung Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

260 Tukang Becak di Kabupaten Bandung Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo
260 Tukang Becak di Kabupaten Bandung Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo
0 Komentar

“Jangan dijual. Ingat ada perjanjian, perjanjian di atas materai tidak boleh dipindahtangankan,” katanya.

Nanik juga mendorong pemerintah daerah agar becak listrik tidak hanya digunakan sebagai sarana transportasi, tetapi dapat dikembangkan menjadi bagian dari sektor pariwisata di Kabupaten Bandung.

Ia mencontohkan pemanfaatan becak listrik di sejumlah daerah sebagai kendaraan wisata. Menurutnya, inovasi tersebut dapat membuka peluang tambahan pendapatan bagi para pengayuh.

Baca Juga:iCAR V23 Mejeng di GIIAS Bandung 2026, Bidik Konsumen Jawa Barat dengan SUV Listrik Bergaya RetroJETOUR T2 i-DM Meluncur di Bandung, SUV PHEV Adventure Dibanderol Rp696 Juta

“Saya titip Pak Dishub juga kalau bisa dibuat perkumpulannya, becak listrik dan nanti bisa menjadi mungkin bagian dari wisata di Bandung,” ujarnya.

Ia menilai pemerintah daerah juga dapat mengatur jalur atau kawasan tertentu yang menjadi ruang operasi becak listrik, sehingga keberadaannya dapat berjalan berdampingan dengan moda transportasi lain.

“Rezeki itu masing-masing. Meskipun nanti beda ya Bapak, bedanya becaknya bersih, senyumnya yang manis,” kata Nanik.

Nanik menambahkan, bantuan becak listrik tersebut merupakan bagian dari program yang lebih besar. Ia menyebut terdapat rencana pengadaan hingga 70 ribu unit becak listrik secara nasional.

“Tahap pertama ini 260. Nanti kita akan berikan lagi tergantung permintaan dari Pak Bupati. Pokoknya presiden menargetkan tahun ini 70.000,” ujarnya.

Ia berharap bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan para pengayuh becak, terutama mereka yang telah berusia lanjut.

“Inilah bentuk kasih, bentuk perhatian, bahwa Presiden ini betul-betul memperhatikan rakyat kecil dan tidak ingin Bapak-Bapak yang sudah rata-rata lansia ini harus mandi keringat di jalan untuk mencari penghasilan,” tutur Nanik.

Laman:

1 2 3
0 Komentar