Kasus Pitbull Serang Anak Jadi Sorotan, Ini Pesan Dispangtan Cimahi untuk Pemilik Hewan

Ilustrasi pitbull
Ilustrasi Anjing Pitbull. (Dok. Pixabay)
0 Komentar

Anjing Menggigit, Langsung Jadi Suspect Rabies

Selain persoalan keselamatan, gigitan anjing juga harus diwaspadai karena berkaitan dengan risiko rabies. Retno menjelaskan, hewan penular rabies atau HPR yang melakukan gigitan akan ditetapkan sebagai suspect rabies. HPR meliputi anjing, kucing, monyet, dan musang.

“Untuk hewan penular rabies (HPR) terdiri dari anjing, kucing, monyet dan musang setelah melakukan pengigitan maka disebut sebagai suspect rabies,” jelas Retno.

Ia menerangkan, hewan yang melakukan gigitan kemudian menjalani observasi rabies selama 14 hari. Jika hewan tetap hidup selama masa observasi, statusnya dinyatakan negatif rabies.

Baca Juga:No Tipu-Tipu Club! JetZrek-in Aja Bareng Hearts2Hearts Buat Tunjukin Jati Diri Lo SesungguhnyaRSUD Ciamis Gratiskan Biaya Perawatan Balita Gizi Buruk, Hasil Pemeriksaan Holistik Masih Ditunggu

Namun, lanjutnya, apabila hewan mati selama masa tersebut, pemeriksaan laboratorium terhadap bagian otak dilakukan untuk memastikan status rabies.

Vaksin Rabies Wajib Rutin Setahun Sekali

Retno menekankan, vaksin rabies untuk hewan peliharaan merupakan bagian dari tanggung jawab pemilik. Vaksinasi rabies perlu dilakukan secara rutin satu tahun sekali sebagai booster dari vaksin sebelumnya.

“Vaksin rabies harus rutin setahun sekali, sifatnya booster dari vaksin sebelumnya,” ucapnya.

Untuk mendukung pencegahan penyakit rabies dan zoonosis, Dispangtan Kota Cimahi menjalankan program SITERANG atau Vaksinasi On The Spot Hewan Penular Rabies dan Flu Burung. Program tersebut merupakan bagian dari penerapan konsep One Health, yang menempatkan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan sebagai satu kesatuan.

Ada 1.400 Dosis Vaksin Rabies Gratis

Kabar baiknya, masyarakat pemilik hewan peliharaan di Kota Cimahi bisa mengakses vaksinasi melalui program tersebut tanpa biaya. Pada 2026, Dispangtan Kota Cimahi menyediakan 1.400 dosis vaksin rabies dan 600 dosis vaksin flu burung secara gratis.

Retno mengatakan upaya pencegahan penyakit hewan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, bukan hanya pemerintah.

“Pengendalian dan pencegahan penyakit hewan harus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, komunitas pecinta hewan, serta kader di lapangan,” tuturnya.

Anjing Liar Juga Jadi Perhatian

Baca Juga:Polres Tasikmalaya Ungkap Kasus Curanmor, 3 Tersangka DiamankanUdang Windu Jadi Andalan Ekspor Perikanan, Tembus Pasar Global

Dispangtan Kota Cimahi juga tidak hanya menyasar hewan peliharaan, tetapi berupaya melakukan vaksinasi terhadap anjing liar. Retno menegaskan, jika masyarakat melaporkan keberadaan anjing liar dan hewan tersebut memungkinkan untuk ditangkap, petugas akan melakukan vaksinasi terlebih dahulu.

0 Komentar