Diterpa Isu Dugaan Pelecehan dan Penganiayaan, Ini Kata Wabup Sumedang!

Wakil Bupati Sumedang, Fajar Aldila ketika dijumpai di Kecamatan Sukasari terkait isu miring yang menyeret nam
Wakil Bupati Sumedang, Fajar Aldila ketika dijumpai di Kecamatan Sukasari terkait isu miring yang menyeret namanya. (Yanuar Baswata/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Isu miring yang menyeret nama Wakil Bupati Sumedang, Fajar Aldila tengah menjadi perharian publik. Pasalnya, informasi yany beredar di media sosial, menarasikan bahwa adanya dugaan pelecehan seksual dan penganiayaan.

Dugaan pelecehan seksual serta penganiayaan itu, dinarasikan telah dilakukan oleh Wakil Bupati (Wabu) Sumedang terhadap Sekretaris Pribadinya (Sekpri) berinisial R.

Meski demikian, R sudah memberikan bantahan, menegaskan bahwa isu miring yang sedang ramai jadi perbincangan publik itu tidaklah benar.

Baca Juga:Rp86 Miliar Digelontorkan untuk Irigasi Tasikmalaya, Naik 3 Kali Lipat dari Tahun LaluTiga Ruas Jalan Rampung, Bupati Cecep: Mudah-mudahan Tak Ada Lagi Mobil Terperosok

Menanggapi hal tersebut, Wabup Sumedang, Fajar Aldila mengatakan, jika dirinya tak ambil pusing terkait isu miring yang menyeret namanya.

“Menanggapi isu-isu tidak sedap yang menghadapi saya, saya tidak ambil pusing, rekan-rekan,” katanya saat dijumpai di Kecamatan Sukasari, Jumat (28/8/2026).

Fajar menerangkan, dibandingkan harus disibukkan oleh isu yang dinilai tak jelas sumbernya dan sedang beredar saat ini, dia lebih memilih untuk tetap fokus bekerja sebagai Wabup Sumedang.

“Saya bilang tadi, gosip-gosip yang tidak berlandaskan sumber, saya daripada sibuk klarifikasi A, klarifikasi B, mending pekerjaan, fokus kerja, kerja, kerja,” terangnya.

Fajar memaparkan, sementara ini pihaknya masih mendalami isu miring yang sedang ramai diperbincangkan publik. Meski begitu, Wabup Sumedang tetap tak ambil pusing.

“Kita lihat mana sih sumber faktanya. Kalaupun memang ke depannya, saya tidak mau ambil pusing,” paparnya.

“Cuma itu tadi, tujuan-tujuan isu-isu ini saya ingin dalami, apa maksud dan tujuannya. Apakah maksud dan tujuannya politik? Apakah maksud dan tujuannya seperti apa? Itu yang sedang saya coba dalami,” lanjut Fajar.

Baca Juga:Kapolres Tasikmalaya Ajak Personel Teladani Akhlak Rasulullah dalam Melayani MasyarakatBupati Tasikmalaya Apresiasi Dua Pelajar Peraih Medali O2SN Nasional 2026, Buah Perjuangan dari Tingkat Daerah

Wabup Sumedang menuturkan, mengenai isu yang beredar luas saat ini, masyarakat diminta untuk tidak termakan narasi yang asal-usul alias sumbernya belum jelas.

“Jadi untuk rekan-rekan, jangan termakan. Saya hanya mengingatkan kepada masyarakat, jangan gampang termakan narasi, pengiriman opini yang tidak jelas,” tutur Fajar.

“Apalagi dari pesan-pesan berantai yang sumbernya tidak jelas. Kita harus menjadi masyarakat yang cerdas,” tambahnya.

Fajar menjelaskan, apabila isu miring yang saat ini ramai diperbincangkan semakin menyebar luas, maka masyarakat diimbau untuk tidak terlalu mudah tergiring opininya.

0 Komentar