Tim URC Satreskrim Polres Ciamis Gelar Jumat Berkah di Tambaksari, Tinjau Kondisi Balita Kurang Gizi

Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Carsono (dua kanan) secara simbolis menyerahkan bantuan sembako Jumat Berkah
Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Carsono (dua kanan) secara simbolis menyerahkan bantuan sembako Jumat Berkah ke balita kekurangan berat bada di Desa Kaso Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis, Jumat (28/6/2026). (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ciamis menggelar kegiatan Jumat Berkah di wilayah Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan yang rutin dilaksanakan jajaran Satreskrim ini diisi dengan pemberian bantuan sembako serta peninjauan kondisi balita yang sebelumnya dilaporkan mengalami kekurangan gizi.

Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Carsono menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan bagian dari komitmen Polres Ciamis untuk hadir di tengah masyarakat melalui program

Baca Juga:Tiga Ruas Jalan Rampung, Bupati Cecep: Mudah-mudahan Tak Ada Lagi Mobil TerperosokKapolres Tasikmalaya Ajak Personel Teladani Akhlak Rasulullah dalam Melayani Masyarakat

Ada Berfikir Berbuat Bermanfaat (AB3). Kegiatan ini rutin digelar sebulan sekali atau menyesuaikan dengan situasi di lapangan.

“Baik, hari ini atas seizin Bapak Kapolres Ciamis, tentunya kami mewakili Polres Ciamis melalui Satreskrim Polres Ciamis melakukan kegiatan Jumat Berkah yang memang rutin dilakukan oleh Satreskrim Polres Ciamis,” ujar AKP Carsono.

Ia menjelaskan, kegiatan ini juga merupakan implementasi dari komitmen Kapolres Ciamis yang dikenal dengan istilah AB3, yakni Ada, Berpikir, Berbuat, dan Bermanfaat.

Melalui kegiatan Jumat Berkah, jajaran Satreskrim Polres Ciamis berupaya mewujudkan kehadiran Polri yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, personel Satreskrim Polres Ciamis menyerahkan bantuan berupa sembako, susu, dan telur kepada warga yang membutuhkan.

Selain itu, petugas juga meninjau langsung kondisi balita di wilayah Tambaksari yang sebelumnya sempat dikabarkan mengalami kekurangan gizi.

“Tentunya kami, adanya informasi di lapangan bahwa di wilayah Tambaksari adanya informasi adanya kekurangan gizi katanya ya. Ternyata setelah kami cek di lapangan, ternyata sudah baik ya, Pak ya. Alhamdulillah,” ungkap AKP Carsono.

Baca Juga:Bupati Tasikmalaya Apresiasi Dua Pelajar Peraih Medali O2SN Nasional 2026, Buah Perjuangan dari Tingkat DaerahLeuwikeris Jadi Etalase Wisata dan UMKM Tasikmalaya di Jambore Nasional Overlanding Indonesia 2026

Kepala Puskesmas Tambaksari, H. Asep Wahyudin, menjelaskan bahwa balita tersebut pertama kali ditemukan mengalami masalah kekurangan gizi sejak tahun 2025.

Pihak puskesmas telah melakukan pemantauan dan pemberian makanan tambahan secara berkelanjutan. Memasuki tahun 2026, kondisi balita tersebut masuk dalam kategori gizi buruk karena belum menunjukkan peningkatan berat badan yang signifikan.

“Kita lakukan terus intervensi dan juga kita lakukan rujukan ke Rumah Sakit Umum Daerah Ciamis dan sudah dilaksanakan. Hari Rabu kita datang ke Rumah Sakit Ciamis, sudah diperiksa oleh dokter spesialis anak, dan alhamdulillah tidak ada penyakit penyerta, tidak ada indikasi untuk dirawat,” jelas H. Asep Wahyudin.

0 Komentar