Kemarau Ekstrem Melanda, Tempo Scan Salurkan 640 Ribu Liter Air Bersih ke 40 Titik di Indonesia

Kemarau Ekstrem Melanda, Tempo Scan Salurkan 640 Ribu Liter Air Bersih ke 40 Titik di Indonesia
Kemarau Ekstrem Melanda, Tempo Scan Salurkan 640 Ribu Liter Air Bersih ke 40 Titik di Indonesia
0 Komentar

JABAR EKSPRES– Puncak musim kemarau 2026 mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia. Tak hanya membuat suhu udara terasa lebih panas, kondisi tersebut juga membuat akses terhadap air bersih semakin terbatas, terutama di daerah yang mengalami kekeringan ekstrem.

Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terdampak, air bersih bukan sekadar kebutuhan tambahan, melainkan kebutuhan dasar yang harus tersedia setiap hari. Air dibutuhkan untuk minum, memasak, menjaga kebersihan hingga menunjang kesehatan keluarga.

Ketika sumber air mulai mengering, sebagian masyarakat bahkan harus mencari sumber alternatif atau membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Situasi tersebut pada akhirnya tidak hanya menyulitkan pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga dapat menambah beban ekonomi masyarakat.

Baca Juga:Investasi Tak Lagi Harus Rumit, bank bjb Hadirkan Pilihan SR025 Mulai Rp1 JutaBandung Marketing Week 2026 Bahas Strategi Menang di Era AI, Dihadiri Pelaku Industri dan Pemerintah

Kondisi kekeringan semakin menjadi perhatian seiring memasuki puncak musim kemarau yang diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September 2026.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada Dasarian I Agustus 2026 sebanyak 535 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 76,5 persen luas daratan Indonesia mengalami puncak musim kemarau. Sementara itu, sebanyak 169 ZOM atau sekitar 25,41 persen luas daratan Indonesia diperkirakan baru memasuki puncak musim kemarau pada September.

Laporan BMKG juga menunjukkan adanya penurunan ketersediaan air di sejumlah wilayah akibat kemarau panjang. Kondisi ketersediaan air tanah di Sumatera dan sejumlah wilayah Pulau Jawa bahkan masuk kategori “Awas” dan “Waspada”.

Di tengah kondisi tersebut, kebutuhan terhadap dukungan berbagai pihak semakin penting untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.

Merespons situasi tersebut, Tempo Scan Group menghadirkan Tempo Scan Air Bersih untuk Indonesia, sebuah program bantuan air bersih nasional yang berlangsung selama Agustus hingga September 2026.

Mengusung semangat “Mengalirkan Harapan, Menjaga Kehidupan,” program tersebut menjadi bentuk kepedulian Tempo Scan Group untuk membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air bersih selama puncak musim kemarau.

Melalui program ini, Tempo Scan mendistribusikan 640.000 liter air bersih ke 40 titik prioritas di wilayah terdampak kekeringan yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatra.

Baca Juga:Bayi Prematur Menjemput Harapan, Perawatan Tak Berhenti Setelah Keluar dari NICUKomunitas Bike to Work Deklarasikan Nyapeda Nyakola, Dorong Jalur Sepeda Aman untuk Pelajar di Bandung

Sejumlah wilayah yang menjadi titik prioritas penyaluran di antaranya Sumatera Selatan, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DI Yogyakarta).

0 Komentar