Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Mujahid Amrudin, S.IP, menilai dukungan berbagai pihak menjadi penting untuk merespons dampak kekeringan yang berlangsung cukup panjang.
“Kekeringan yang berkepanjangan dapat semakin membatasi akses masyarakat terhadap air bersih yang dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari. Dalam kondisi seperti ini, dukungan dan respons yang tepat di lapangan menjadi penting agar kebutuhan masyarakat dapat segera ditangani. Kami mengapresiasi kolaborasi Tempo Scan melalui program Tempo Scan Air Bersih untuk Indonesia yang turut mendukung upaya pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak. Kolaborasi seperti ini menjadi bagian penting dari upaya bersama untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan,” tuturnya.
Lebih dari Sekadar Bantuan Air Bersih
Bagi Tempo Scan, program tersebut tidak berhenti pada penyaluran air bersih. Lebih jauh, inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Baca Juga:Investasi Tak Lagi Harus Rumit, bank bjb Hadirkan Pilihan SR025 Mulai Rp1 JutaBandung Marketing Week 2026 Bahas Strategi Menang di Era AI, Dihadiri Pelaku Industri dan Pemerintah
Sebagai perusahaan 100 persen Indonesia yang telah dipercaya selama 73 tahun, Tempo Scan selama ini tumbuh bersama masyarakat melalui berbagai produk kesehatan dan konsumen yang digunakan lintas generasi.
Komitmen tersebut kemudian turut diwujudkan melalui berbagai program yang berupaya menjawab kebutuhan masyarakat ketika menghadapi beragam tantangan.
Tempo Scan Air Bersih untuk Indonesia menjadi salah satu bagian dari perjalanan tersebut. Melalui program ini, Tempo Scan kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir, berkontribusi dan tumbuh bersama masyarakat Indonesia.
Di tengah musim kemarau ekstrem, setiap liter air yang disalurkan bukan hanya menjadi bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga membawa harapan bagi masyarakat agar tetap dapat menjaga kesehatan, kebersihan dan kualitas hidup.
Semangat “Mengalirkan Harapan, Menjaga Kehidupan” pun menjadi pesan bahwa menghadapi persoalan kekeringan membutuhkan kepedulian dan gotong royong dari berbagai pihak. (*)
