KKN Unla Bikin Rumah Maggot di Cangkuang Kulon, Jadi Pilot Project Pengelolaan Sampah

KKN
KKN Unla Bikin Rumah Maggot di Cangkuang Kulon, Jadi Pilot Project Pengelolaan Sampah. Foto Agni Ilman Darmawan
0 Komentar

Sementara itu, Sekretaris Desa Cangkuang Kulon, Gun Gun Hidayat, mengatakan pembangunan rumah maggot tersebut mendapat respons positif dari pemerintah desa karena sejalan dengan program yang telah direncanakan sebelumnya.

Menurut Gun Gun, Pemerintah Desa Cangkuang Kulon memang telah merencanakan pengadaan rumah maggot yang bersumber dari Dana Desa. Kehadiran mahasiswa KKN kemudian memperkuat rencana tersebut melalui program pengolahan sampah.

“Kebetulan tahun ini mahasiswa KKN memiliki program pengolahan sampah dan juga membuat rumah maggot. Jadi, gayung bersambut. Kami sama-sama berkolaborasi dalam program ini,” ujar Gun Gun.

Baca Juga:Pemkab Tasikmalaya Dorong Sinergi Tangani Isu LGBTKebakaran Marak di Musim Kemarau, BPBD Tasikmalaya Ingatkan Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Untuk sementara, rumah maggot tersebut ditempatkan di lingkungan kantor desa dan akan dijadikan sebagai pilot project sebelum dikembangkan lebih luas.

Pemerintah desa berharap konsep tersebut nantinya dapat diterapkan di masing-masing RW sehingga pengelolaan sampah bisa dilakukan lebih dekat dengan masyarakat.

“Harapannya rumah maggot tidak hanya ada di lingkungan kantor desa, tetapi bisa dikembangkan di setiap RW sebagai bagian dari upaya pengelolaan sampah di masyarakat,” katanya.

Gun Gun juga mengapresiasi mahasiswa KKN Universitas Langlangbuana yang telah membantu mengaktualisasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke tengah masyarakat.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah desa dan perguruan tinggi tersebut dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan, khususnya dalam menangani persoalan sampah rumah tangga di Desa Cangkuang Kulon.

0 Komentar