Terlebih, proyek yang dikerjakan merupakan pembangunan gedung sekolah dengan nilai kontrak miliaran rupiah. Kualifikasi penyedia, kemampuan teknis, ketersediaan peralatan, pengalaman pekerjaan, serta pemenuhan persyaratan badan usaha menjadi faktor penting agar pembangunan dapat berjalan sesuai target.
Kesesuaian klasifikasi dan kualifikasi Sertifikat Badan Usaha (SBU), rekam jejak penyedia, serta kemampuan menyelesaikan pekerjaan sesuai spesifikasi juga menjadi bagian yang perlu dipastikan dalam pelaksanaan proyek.
Disdik Cimahi menegaskan seluruh tahapan pengadaan telah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga:Semarak HUT RI ke-81, Kebun Raya Bogor Gelar Lomba 17-an hingga Parade OnthelĀ Hari Jadi ke-81 Jateng: Ekonomi Makin Gemilang, Angka Kemiskinan Terus Berkurang
“Seluruh tahapan kegiatan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip efektif, efisien, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tandas Reni.
Dengan adanya klarifikasi tersebut, sejumlah aspek pembangunan SMPN 14 Cimahi kini memiliki penjelasan dari pemerintah.
Namun, transparansi mengenai rincian evaluasi peserta lelang, kapasitas akhir gedung dua lantai, serta dasar penetapan pagu perencanaan tetap menjadi bagian penting untuk memastikan proyek pendidikan tersebut berjalan sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (Mong)
