Dalam klarifikasinya, Jaro Ade mengatakan, kekayaan yang dilaporkannya ke KPK bukan diperoleh setelah dirinya menjabat sebagai Wakil Bupati Bogor. Ia menegaskan, sebagian besar aset tersebut berasal dari aktivitas usaha yang digelutinya jauh sebelum terjun ke pemerintahan.
Jaro Ade bahkan menyebut nilai kekayaannya saat ini justru lebih rendah dibandingkan sebelum menjabat sebagai Wakil Bupati Bogor. Ia mengaku tidak mempermasalahkan apabila publik mempertanyakan jumlah kekayaan yang dilaporkannya. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui latar belakang kepemilikan harta seorang pejabat publik.
