Setelah Hilang Sepekan, Perempuan Asal Cililin Ini Akhirnya Pulang ke Rumah

Setelah Hilang Sepekan, Perempuan Asal Cililin Ini Akhirnya Pulang ke Rumah
MN (23), perempuan asal Kampung Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, tiba di rumahnya setelah dilaporkan hilang selama lebih dari sepekan. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – MN (23), perempuan asal Kampung Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, akhirnya kembali ke rumah dalam keadaan selamat setelah dilaporkan hilang selama lebih dari sepekan.

Korban yang diduga menjadi korban penculikan itu dipulangkan oleh terduga pelaku berinisial MRSA (23) pada Selasa (21/7/2026). Meski tidak mengalami luka fisik, polisi menyebut korban masih dalam kondisi trauma sehingga pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan secara bertahap.

Kanit Reskrim Polsek Cililin, Ipda Fakhmi Zainal Hidayat membenarkan korban telah kembali ke keluarganya. MN tiba di Bandung sekitar pukul 14.00 WIB sebelum akhirnya pulang ke rumahnya di Kampung Rancapanggung, Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin.

Baca Juga:Sudah Sepekan Mahasiswi Unisba Hilang, Keluarga Belum Temukan Titik TerangMahasiswi Unisba Asal Cicalengka Dilaporkan Hilang, Keluarga Sebut Kabar Terakhir Korban Mengaku Hendak Pulang

“Betul, alhamdulillah hari ini sudah kembali ke keluarga. Korban sudah dipulangkan, tadi siang sampai Bandung sekitar jam 2 siang,” kata Fakhmi saat dikonfirmasi, Rabu (22/7/2026).

Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung mendatangi kediaman korban untuk memastikan kondisi MN. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban berada dalam kondisi sehat dan selamat.

Meski demikian, Fakhmi mengatakan secara psikologis korban masih terlihat mengalami trauma akibat peristiwa yang dialaminya. Karena itu, polisi belum dapat meminta keterangan secara mendalam.

“Sudah di rumah, kondisi sehat, selamat. Kami cek langsung ke rumahnya. Memang terlihat ada trauma,” ujarnya.

Menurut Fakhmi, penyidik akan mengedepankan pemulihan kondisi korban sebelum melanjutkan proses pemeriksaan. Polisi juga berencana mengusulkan pendampingan psikologis agar korban dapat memberikan keterangan dengan nyaman.

“Kami tidak bisa memaksakan dengan kondisi korban saat ini. Nanti akan kami usulkan ada pendampingan trauma, kemudian kami akan berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk langkah selanjutnya,” tuturnya.

Keterangan dari korban dan keluarganya akan menjadi dasar bagi penyidik untuk mengungkap secara utuh dugaan penculikan yang dilaporkan sebelumnya. Polisi memastikan proses penyelidikan tetap berlanjut.

Baca Juga:Hilang Sejak Jumat, Lansia di Padasuka Cimahi Ditemukan Meninggal di Dasar SumurWarga KBB yang Hilang Diduga Diseret Buaya Ditemukan Meninggal

“Keluarga berharap kondisi psikologis MN segera pulih sehingga dapat kembali menjalani aktivitas seperti biasa. Mereka juga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus yang dialami korban,” tandasnya.

Sementara itu, perwakilan keluarga korban, Silma Azizah (19), mengaku bersyukur karena MN akhirnya dapat kembali ke rumah dalam keadaan selamat setelah dinyatakan hilang sejak Minggu (12/7/2026).

0 Komentar