JABAR EKSPRES – Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) sukses merampungkan seluruh rangkaian program Pekan Pengabdian Masyarakat Internasional 2026.
Penutupan agenda akbar ini ditandai dengan diselenggarakannya diskusi hukum interaktif mengenai hak asuransi kesehatan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) pada Minggu (12/7/2026).
Kegiatan yang berpusat di Sanggar Bimbingan (SB) At-Tanzil Serdang—pusat administrasi dari 15 jaringan SB At-Tanzil di Malaysia—ini diinisiasi oleh Dekan Fakultas Hukum UNJANI yang diwakili oleh Wakil Dekan II, Dr. Diah Arimbi, M.H.
Baca Juga:Sejarah Baru! Goal Aksis Cimahi dan Akademi Persib Bandung Kampiun HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026Rumah Yatim Latih Mental dan Kepemimpinan Anak Asuh Melalui Jungle Survival Course
Acara penutupan ini turut dihadiri dan dikawal langsung oleh Rektor UNJANI, Wakil Rektor II, Wakil Rektor IV, Kepala Pusat LPPM UNJANI, Wakil Dekan III Fakultas Hukum, serta didukung penuh oleh tim LPPM UNJANI.
Kolaborasi Strategis dan Solusi Hukum Nyata
Sama seperti rangkaian hari sebelumnya, kegiatan ini lahir dari sinergi kuat antara UNJANI, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, dan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) yang merefleksikan satu tahun perjalanan kerja sama erat mereka.
Dalam sesi diskusi, para pekerja migran diajak memahami hak-hak mendasar mereka, khususnya mengenai perlindungan dan akses asuransi kesehatan di luar negeri.
Tak sekadar mendengar pemaparan, antusiasme tinggi terlihat saat para peserta memanfaatkan momen ini sebagai wadah konsultasi gratis untuk mengurai berbagai problem hukum yang mereka hadapi sehari-hari selama tinggal dan bekerja di Malaysia.
Edukasi Hukum: Kebutuhan Krusial PMI di Luar Negeri
Wakil Dekan II Fakultas Hukum UNJANI, Dr. Diah Arimbi, M.H., mengungkapkan kegembiraannya atas respons aktif yang ditunjukkan oleh para pekerja migran selama sesi berlangsung.
“Kegiatan tadi berlangsung sangat interaktif, tidak hanya sebatas diskusi mengenai asuransi kesehatan, melainkan juga diskusi hukum lain yang terkait dengan permasalahan yang dihadapi sehari-hari,” tutur Dr. Diah.
Harapan untuk Pengabdian yang Lebih Holistik di Masa Depan
Kepala Pusat LPPM UNJANI, Dr. apt. Titta Hartyana Sutarna, S.Si., M.Sc., mengonfirmasi bahwa diskusi hukum ini menjadi gong penutup dari seluruh rangkaian misi pengabdian UNJANI di Malaysia yang telah bergulir selama beberapa hari terakhir.
