Selain investasi, kemitraan ini juga mencakup pertukaran teknologi, pengembangan kawasan industri, pembentukan usaha patungan (joint venture), lokalisasi produksi, serta kerja sama di sektor metalurgi dan hilirisasi mineral untuk menghasilkan produk bernilai tambah.
Di sisi pengembangan sumber daya manusia, Indonesia dan Kazakhstan berkomitmen meningkatkan kapasitas tenaga kerja industri melalui program pelatihan bersama yang melibatkan pemerintah, institusi pendidikan, serta pemangku kepentingan lainnya.
Dengan pembentukan komite kerja tersebut, pemerintah berharap hubungan ekonomi Indonesia dan Kazakhstan tidak hanya berhenti pada penandatanganan kesepakatan, tetapi mampu menghasilkan proyek investasi konkret yang memperkuat ekosistem industri sekaligus membuka akses pasar baru bagi pelaku usaha Indonesia di kawasan Eurasia.
