Selain itu, berhasil mengungkap kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan fraud berkedok fintech peer-to-peer lending syariah yang dilakukan oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Kasus tersebut diperkirakan merugikan sekitar 15.000 nasabah dengan total kerugian mencapai Rp 2,4 triliun.
Lahir di Semarang pada 21 November 1977, Brigjen Pol Arif Budiman merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1999. Ia dikenal sebagai perwira yang haus akan ilmu, menyelesaikan pendidikan S2 di Universitas Brawijaya, serta merupakan lulusan SESPIMTI 2024.
Sepanjang kariernya, ia juga telah dianugerahi berbagai tanda kehormatan, termasuk Satyalancana Pengabdian 24 Tahun, yang menandakan konsistensi dan integritasnya dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
Baca Juga:Cara Bernadya Andalkan Galaxy S26 Ultra untuk Tangkap Setiap Momen Kreatif Kini Gelar Event Lebih Praktis, PLN UID Jawa Barat Hadirkan Solusi Kelistrikan New BRIGHT
Karenanya, kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kepercayaan pimpinan Polri terhadap sosok yang mampu mengolaborasikan kecerdasan investigasi dengan ketulusan dalam melayani. Brigjen Pol Arif Budiman kini siap mengemban tanggung jawab yang lebih besar untuk terus mengabdi demi kemajuan institusi Polri dan bangsa Indonesia.
