Andini optimistis Skinmology mampu bersaing di tengah pertumbuhan industri kosmetik lokal yang mencapai 7 hingga 9 persen per tahun.
“Kalau dulu konsumen lebih fokus pada merek, kini mereka semakin kritis terhadap kandungan dan manfaat produk. Kami ingin menjadi jembatan bagi konsumen yang menginginkan kualitas bahan aktif kelas dunia dengan harga yang tetap terjangkau untuk pasar lokal,” pungkasnya
