Suaranya nyaring, suara itu mencoba mengalahkan deru angin stasiun. Namun, dari suara yang nyaring itu, tak ada nada membentak sedikitpun. Dengan kesabaran luar biasa, anggota polisi Polsek Pataruman Polres Banjar Polda Jabar ini hanya mendekati anak-anak itu, selanjutnya, ia menggandeng tangan mungil satu per satu anak-anak yang tengah asik bermain ke tempat yang lebih aman.
Meski wajahnya basah bersimbah keringat, namun raut wajahnya tetap memancarkan kelembutan. Tak ada sedikitpun dari wajah itu ada amarah. Yang ada hanyalah senyum hangat dan nasihat yang mengalir lembut, namun menghujam tegas ke dalam ingatan anak-anak yang ada di situ.
Merangkul, Bukan Menggusur
Yang membuat Bang One dicintai bukanlah ketegasannya yang kaku, melainkan pendekatannya yang memanusiakan manusia. Ia tak datang untuk mengusir dengan pentungan, tetapi Ia datang dengan hati.
Baca Juga:BPBD Kabupaten Bogor Prediksi Puncak Kekeringan Terjadi Agustus-SeptemberKapolda Jabar Cup 2026 : Sempat Tertinggal, Tim Voli Polres Tasikmalaya Menang Telak 3-0 di Laga Perdana
Saking fokus pada tugasnya dan saking cinta pada warga, Bang One hafal betul nama-nama anak-anak dan masyarakat setempat. Bahkan, ia tahu rumah dan orang tua anak-anak yang kerap bermain di dekat rel itu. Ia juga paham betul sudut-sudut buta (blind spot) yang rawan merenggut nyawa. Terlebih, hampir setiap hari, ditemani debu yang beterbangan dan batu kricak yang memanaskan telapak kaki, ia berjalan kaki menyisir area tersebut bersama petugas stasiun.
“Pak One selalu rutin mengecek dan memastikan tidak ada warga yang beraktivitas di jalur kereta api. Setiap hari beliau menyusuri rel dari stasiun,” ujar Ujang, salah seorang warga yang rumahnya hanya berjarak beberapa meter dari bantaran rel.
Matanya menyorotkan rasa hormat yang mendalam. Bagi Ujang dan tetangganya, kehadiran Bang One bukan lagi sekadar formalitas seragam cokelat yang menjalankan tugas negara, melainkan kehadiran seorang penjaga yang tulus.
Kolaborasi yang apik ini juga dirasakan oleh pihak PT KAI. Kepala Stasiun Banjar, Yana Hadiyana, mengakui betapa besarnya peran Aipda One dalam mengawal keselamatan di wilayahnya. “Kehadiran Bang One membantu kami mengontrol dan mengawasi keamanan masyarakat di area jalur kereta api. Beliau selalu sigap. Kami sangat terbantu,” ungkap Yana hangat.
