Pembangunan Jalur Baru Batutulis Masuk Tahap Soil Test, Target Rampung 21 Oktober 2026 

Pembangunan Jalur Baru Batutulis Masuk Tahap Soil Test, Target Rampung 21 Oktober 2026 
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama sejumlah pihak terkait lainnya saat meninjau lokasi proyek pembangunan trase atau jalur baru di kawasan Batutulis, Bogor Selatan, Kota Bogor, Senin (25/5/2026). Foto: Sekar Andini
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pembangunan trase atau jalur baru Batutulis di Kelurahan Lawang Gintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor mulai memasuki tahapan uji kepadatan tanah (soil test) pada Senin (25/5/2026).

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, tahapan soil test dilakukan untuk mengecek kekuatan dan kepadatan tanah di lokasi proyek sebelum pembangunan jalan dimulai.

Pengujian tersebut kemudian menjadi acuan untuk memastikan kondisi tanah sudah memenuhi standar sehingga alat berat dapat mulai melakukan pekerjaan konstruksi di lapangan. Adapun saat ini di lokasi proyek terpantau terdapat dua alat berat berupa beko, satu unit truk, serta alat bor tanah (boring rig) yang digunakan untuk mendukung proses soil test.

Baca Juga:Hujan Disertai Angin Kencang Rusak 90 Rumah di Rumpin BogorPemkab Bogor Siapkan Solusi Jangka Panjang Soal Jalur Khusus Angkutan Tambang 

“Kalau sudah ada hasilnya maka alat berat segera melaksanakan kegiatan teknis. Saya tadi juga sudah menyampaikan kepada PT Promix Prima Karya dan perwakilan dari Dinas Bina Marga Provinsi untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan lancar dengan kualitas yang baik,” ujar Dedie saat meninjau lokasi proyek di kawasan Batutulis, Kota Bogor, Senin (25/5/2026).

Proyek pembangunan yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu resmi mulai dikerjakan setelah Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) diterbitkan pada 13 Mei 2026. PT Promix Prima Karya ditetapkan sebagai pemenang lelang sekaligus pelaksana proyek tersebut.

Dedie menyebut, pembangunan trase baru Batutulis menelan anggaran sekitar Rp21,24 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu 163 hari kalender atau rampung pada 21 Oktober 2026.

Selain pembangunan jalan, proyek tersebut juga mencakup pembangunan pedestrian, drainase, taman, penerangan jalan umum (PJU), hingga penguatan konstruksi jalan.

Dedie pun meminta pihak kontraktor bersama Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat menjaga kualitas pekerjaan sekaligus memastikan target penyelesaian tidak molor dari jadwal yang telah ditentukan, karena jalan baru tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Saya juga menyampaikan agar waktu pelaksanaan tidak boleh mundur-mundur, karena masyarakat sudah menunggu hampir satu tahun. Jalur ini sangat strategis dan sangat dinanti-nanti oleh masyarakat Kota Bogor,” katanya.

0 Komentar