“Jadi masalah penambahan ataupun tidak, bantuan pangan tuh tergantung dari data Dinas Sosial di masing-masing daerah, kabupaten/kota maupun sampai dengan desa. Dengan data tersebut kita baru bisa memberikan bantuan. Setelah dapat data-data ini, nanti kami cross-check dengan aplikasi kami, aplikasi bantuan pangan. Jadi semuanya tercatat dengan baik dan dilaporkan sampai pusat,” ujar Ahmad menutup. (Mong)
Bulog Klaim Jawa Barat Disebut Tak Perlu Khawatir, Stok Beras Masih Melimpah: Jabar Punya 845 Ribu Ton
