Namun, ITHB bukan lawan sembarangan. Selepas halftime, mereka melancarkan counter attack mematikan yang sempat memangkas jarak poin dan membuat seisi stadium tegang. Beruntung, kejeniusan taktik dari Coach Arif Gunarto mampu meredam momentum lawan. Maranatha sukses mengontrol ritme permainan hingga buzzer akhir berbunyi dengan skor meyakinkan 66-54!
Kapten tim putra Maranatha, Fikran Fattah, mengakui laga ini sangat menguras energi. Dia juga mengakui masih banyak yang timya perlubenahi. Mulai dari segi defense, komunikasi dalam eksekusi rebound dan three point.
“Kami sudah sering bertemu ITHB dan mengetahui kelebihan maupun kelemahannya, kami berusaha mengeksekusi taktik Coach Arif dengan baik,” ujar Fikran merendah.
Baca Juga:Laba Melesat 87,2%, PT Pegadaian Untung Rp4,38 Triliun Berkat Aplikasi Tring! dan Layanan Bank EmasMelaju ke Final Basketball Regional Bandung Season 1, Tim Putra dan Putri Maranatha Amankan Tiket Nasional
Misi Berikutnya: Mengguncang Nasional, Membidik Asia!
Keberhasilan luar biasa ini membuat sang arsitek tim, Coach Arif Gunarto, tersenyum puas. Namun, ia menegaskan bahwa ini barulah awal dari perjuangan yang sesungguhnya.
“Hari ini pertandingan seru dan enak dilihat, di situlah taktik kami diadu. Tentunya sebelum berlaga di The Nationals nanti, kita akan melakukan persiapan yang lebih matang baik tim putra dan tim putri,” tegas Coach Arif.
Sebagai juara Regional Bandung, The Ice Bears Maranatha (bersama para runner-up) akan langsung terbang ke babak The Nationals pada 6 – 13 Juni 2026. Mereka akan ditantang oleh tim-tim monster dari empat regional raksasa lainnya: Surabaya, Yogyakarta, Samarinda, dan Jakarta.
Satu Hal yang Bikin Merinding: Kompetisi yang didukung penuh oleh Polytron ini menjanjikan pertaruhan yang luar biasa besar. Sang juara di sektor putra nantinya tidak hanya menjadi raja di Indonesia, melainkan akan resmi mewakili tanah air di panggung internasional: Asian University Basketball League (AUBL) 2027!
Apakah The Ice Bears mampu melanjutkan dongeng magis mereka hingga ke tingkat Asia? Kita tunggu pembuktiannya! (*)
