Setelah Lama Tak Jelas, Pembangunan Underpass Gatsu-Baros Cimahi Akhirnya Masuki Proses Tender

Setelah Lama Tak Jelas, Pembangunan Underpass Gatsu-Baros Cimahi Akhirnya Masuki Proses Tender
Kepala DPUPR Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah saat Ditemui Jabar Ekspres di Kantornya (Mong)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Ketidakjelasan proyek pembangunan underpass Gatsu-Baros di Kota Cimahi mulai memunculkan dampak bagi masyarakat. Selain kondisi kawasan proyek yang terlihat semrawut usai pembongkaran, warga juga masih harus menghadapi kemacetan dan potensi kecelakaan di perlintasan sebidang yang selama ini menjadi persoalan utama di wilayah tersebut.

Hingga pertengahan Mei 2026, proyek strategis yang digadang-gadang menjadi solusi kemacetan di Kota Cimahi itu belum juga memasuki tahap pekerjaan fisik. Pemerintah Kota Cimahi masih menunggu kepastian pelaksanaan pembangunan dari Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat.

Pemerintah Kota Cimahi akhirnya mendapat kepastian terkait kelanjutan proyek underpass Gatot Subroto. Proses pembangunan infrastruktur tersebut kini memasuki tahap lelang. Kepastian itu menjadi angin segar di tengah sorotan publik terhadap proyek yang diharapkan mampu mengurai kemacetan sekaligus memperlancar konektivitas lalu lintas di kawasan tersebut.

Baca Juga:DLH Cimahi Akui Selisih 131 Ton Sampah per Hari Tak TertanganiAmbisi Zero TPA Cimahi! Kapasitas Naik, Tapi Masalah Sampah Masih Menggunung

Kepala DPUPR Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah, mengungkapkan proyek tersebut saat ini tengah memasuki proses lelang oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan jadwal yang telah disusun, pekerjaan fisik direncanakan mulai dilaksanakan pada 21 Juli 2026 mendatang.

Pemerintah, kata Wilman berharap tahapan lelang berjalan lancar agar proyek bisa segera direalisasikan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Mudah-mudahan tidak ada kendala dalam pelaksanaan pemilihannya di dalam tendernya. Dan ini menjadi satu hal yang positif bagi kita semuanya, khususnya masyarakat Kota Cimahi. Di mana pemerintah berkomitmen, pemerintah berkomitmen terhadap penanganan untuk keselamatan lalu lintas ini,” ujarnya saat diwawancarai Jabar Ekspres di kantornya, Selasa (19/5/26).

Wilman menegaskan proses lelang masih berlangsung hingga kini. Menurutnya, jadwal lelang tersebut masih berjalan dan akan berakhir pada 20 Juli 2026. Ia menyebut, berdasarkan jadwal yang ada, tahapan lelang belum selesai dan masih terus diproses.

Saat ini, pihak terkait masih menunggu rangkaian mekanisme lelang tersebut rampung sesuai ketentuan. Semua pihak pun diminta menunggu hasil finalnya.

“Jadi pekerjaannya dimulai di dari tanggal 21 Juli kalau lihat jadwal ya. Kurang lebih pekerjaannya 5 bulan berarti sampai akhir tahun anggaran,” ungkapnya.

Wilman mengatakan, Pemkot Cimahi telah menyiapkan lahan untuk mendukung pembangunan underpass tersebut. Langkah itu dilakukan agar tidak muncul kendala saat pekerjaan fisik dimulai.

0 Komentar