Tak lama setelah insiden tersebut, Arsenal akhirnya memecah kebuntuan melalui situasi bola mati. Sepak pojok Saka disambut sempurna oleh sundulan Havertz yang gagal diantisipasi kiper Burnley.
Gol itu sekaligus menjadi gol ke-18 Arsenal dari skema sepak pojok di Premier League musim ini, menegaskan betapa efektifnya strategi bola mati yang diterapkan Arteta sepanjang musim.
Assist Bukayo Saka dalam laga ini juga terasa spesial. Winger timnas Inggris tersebut kini telah mengoleksi 50 assist di Premier League dan masuk dalam daftar pemain Arsenal dengan kontribusi assist terbanyak sepanjang sejarah kompetisi.
Baca Juga:Tabel KUR BRI 2026 Lengkap, Pinjaman Rp50 Juta Bisa Dicicil hingga 60 BulanDembele Cedera Jelang Final! PSG Dihantui Krisis Pemain Inti Lawan Arsenal
Memasuki babak kedua, Arsenal mencoba menambah keunggulan demi menghindari tekanan di menit-menit akhir. Namun Burnley tetap memberikan perlawanan sengit dan beberapa kali mencoba mencuri peluang.
Salah satu momen yang kembali memancing perdebatan terjadi pada menit ke-65. Kai Havertz melakukan tekel keras terhadap Lesley Ugochukwu, tetapi VAR memutuskan tidak memberikan kartu merah kepada pemain asal Jerman itu.
Di sisa pertandingan, tensi laga semakin meningkat. Pendukung Arsenal mulai diliputi kecemasan karena keunggulan satu gol belum sepenuhnya aman. Meski begitu, lini belakang The Gunners tampil disiplin hingga peluit panjang berbunyi.
Kiper David Raya nyaris tidak mendapatkan ancaman serius, sementara gol Kai Havertz cukup memastikan kemenangan vital yang membuat Arsenal kini semakin dekat dengan trofi Premier League pertama mereka dalam 22 tahun terakhir.***
