Khusus di kawasan Suryakencana, polisi akan menutup arus kendaraan dari arah Lawang Suryakencana hingga Simpang Ahoy selama kirab berlangsung.
Penutupan dilakukan karena rombongan peserta akan melintas secara contraflow atau berlawanan arah, yakni dari Simpang Ahoy menuju Lawang Suryakencana sebagai titik akhir kirab, tepatnya di depan Vihara Dhanagun Suryakencana.
“Suryakencana itu ditutupnya sampe Simpang Ahoy karena contraflow ya, melawan arah. Dari Simpang Ahoy ke Suryakencana bukan yang biasanya dari Suryakencana ke Simpang Ahoy. Kalau Cap Go Meh kan dari Lawang Suryakencana ke Ahoy, kalau sekarang kebalikannya,” katanya.
Baca Juga:Pemkab Bogor Berharap Hibah Lahan Pangkas Anggaran Jalur TambangDorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi, Pertamina dan LanzaTech Teken MoU,
Berdasarkan rekayasa lalu lintas yang disiapkan, kirab budaya akan menempuh perjalanan sejauh 3,2 kilometer melalui Jalan Lawang Gintung, Jalan Batutulis, Jalan Siliwangi, hingga Jalan Suryakencana.
Masyarakat pun diimbau menyesuaikan waktu perjalanan dan menggunakan jalur alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas di sepanjang jalur kirab.
Kirab Budaya Mahkota Binokasih sendiri diperkirakan diikuti sekitar 1.000 hingga 3.000 peserta dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat.
Para peserta dijadwalkan mulai berdatangan sejak siang hingga sore hari di Museum Pajajaran Bumi Ageung Batutulis sebagai titik kumpul awal kegiatan sebelum nantinya mulai iring-iringan menuju Lawang Suryakencana.
