Jenal juga menyebut bahwa pihaknya nanti akan mencoba menempatkan petugas secara bergantian di lokasi untuk mencegah warga kembali masuk ke jalur yang sudah dinyatakan tidak aman tersebut.
“Saya rasa petugas sudah harus bergantian piket, karena kalau terjadi apa-apa kami Pemkot juga khawatir kena dampaknya,” tuturnya.
Sebagai informasi, Jalur di Jalan Saleh Danasasmita, Batutulis ini mengalami longsor sehingga terjadi retakan di bagian badan jalan pada Januari 2026 lalu.
Baca Juga:Usai Hilang 3 Hari, Lansia 80 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Cianten Leuwiliang BogorSistem Imigrasi Deteksi Pelaku, Dua WNA China Pencuri Rumah di Bogor Selatan Ditangkap di Bandara Ngurah Rai
Kondisi itu pun akhirnya membuat jalur tersebut ditutup total dan tidak boleh dilewati terutama bagi pengendara roda dua.
Saat ini, Pemerintah Kota Bogor bersama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) tengah melakukan pembangunan trase baru di Kecamatan Bogor Selatan, tepatnya pada Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Lawanggintung yang nantinya akan terhubung langsung ke Kelurahan Batutulis.
Secara teknis, trase baru tersebut dirancang sepanjang sekitar 250 meter dengan lebar 18 meter, dengan kebutuhan lahan mencapai sekitar 4.711 meter persegi.
Proses lelang pun sudah dilakukan oleh Pemprov Jabar dan ditarget akan keluar hasil pada minggu ini. Adapun pekerjaan fisik ditargetkan mulai pada bulan Mei 2026 ini dengan anggaran sekitar Rp22,5 miliar yang bersumber dari APBD Pemprov Jabar.
Trase baru itu juga ditargetkan rampung pada Oktober 2026 dan diharapkan dapat kembali difungsikan sebagai akses utama bagi warga di Kecamatan Bogor Selatan.
