“Kami tidak mentolerir aktivitas di lokasi rawan. Keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas. Ujian tidak bisa dilaksanakan di sini, saya sudah instruksikan kepada pihak kecamatan dan kelurahan untuk menyiapkan lokasi pengganti,” ujar Dedie saat meninjau lokasi, Kamis (30/4) siang.
Pemerintah Kota Bogor, lanjutnya, juga telah menyiapkan langkah darurat, termasuk penanganan di lokasi, penyediaan hunian sementara bagi warga terdampak, serta koordinasi lanjutan dengan instansi terkait.
Berdasarkan pantauan di lapangan, akses utama menuju madrasah saat ini tidak dapat dilalui. Terdapat jalur alternatif yang memutar, namun kondisinya sangat curam sehingga tidak memungkinkan dilalui oleh siswa.
Baca Juga:Kali Cinyompok Meluap di Tenjo Bogor, Permukiman Terendam, Balita Sempat Dilarikan ke Rumah SakitTop 50 Campers Kopi Good Day DBL Camp 2026 Diumumkan, Perwakilan Jawa Barat Unjuk Gigi
Selain itu, area di sekitar madrasah yang terdampak longsor masih dinilai rawan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) karena berpotensi terjadi longsor susulan. Oleh karena itu, seluruh aktivitas di lokasi tersebut untuk sementara waktu dilarang.
