Ketujuh kandidat ini selanjutnya akan menjalani Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) oleh DPP PKB. Penetapan ketua definitif dijadwalkan diumumkan pada Juli 2026, bertepatan dengan puncak Hari Lahir (Harlah) PKB tingkat nasional.
Muscab ini juga menjadi momentum evaluasi kekuatan PKB di Kota Bandung yang saat ini menguasai lima kursi di DPRD serta posisi Wakil Wali Kota. “Ke depan, target kami jelas. Minimal meraih tujuh kursi agar terwakili di setiap daerah pemilihan. Bahkan maksimal bisa tembus sembilan hingga sepuluh kursi pada Pemilu 2029,” tegas AA Abdul Rozak.
Rozak menambahkan, soliditas internal menjadi kunci utama menghadapi persaingan politik yang semakin ketat. “Siapapun pemimpinnya nanti, DPC PKB Kota Bandung harus tetap solid dan bergerak bersama untuk memenangkan hati masyarakat,” terangnya.
Baca Juga:Melalui Jalur Prestasi, Puluhan Siswa SMKN 1 Cimahi Diterima Kampus Ternama SMKN 2 Bandung Sukses Loloskan 28 Siswa ke PTN
Sedangkan Ketua Pelaksana Muscab Indri Rindani, mensyukuri pelaksanaan acara yang berjalan lancar dan khidmat. Ia berharap hasil Muscab dapat memberikan manfaat terbaik bagi internal partai maupun masyarakat luas.
Keputusan akhir tetap berada di tangan DPP PKB yang akan mempertimbangkan berbagai aspek strategis untuk periode kepemimpinan 2026–2031. (bbs)
