JABAR EKSPRES – Kabar gembira bagi para pencari kerja dan lulusan baru (fresh graduate) karena tahun 2026 ini kemungkinan ada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) telah memberikan instruksi kepada seluruh instansi untuk segera menyetorkan usulan formasi CPNS untuk tahun anggaran 2026.
Tahun ini, fokus utama rekrutmen diarahkan pada penguatan program strategis nasional serta optimalisasi pelayanan publik di bidang kesehatan dan pendidikan.
Bocoran Kuota dan Jadwal Seleksi
Baca Juga:Rekomendasi Ban Matik Ring 14, Daftar Merek Paling Murah dan "Awet Badak" untuk Ojol di Tahun 2026Budget Terbatas? Ini Daftar HP Android "Jadul" 2019-2023 yang Masih Gacor untuk Ojol di Tahun 2026
Menteri PAN-RB, Rini Widyantini, memberikan sinyal mengenai besaran kuota yang akan dibuka. Pemerintah memproyeksikan sekitar 160 ribu formasi CPNS untuk tahun 2026. Angka ini disusun berdasarkan data jumlah ASN yang memasuki masa pensiun tahun ini.
“Kami sudah ada datanya, sekitar 160 ribu, begitu ya,” ujar Menteri Rini di Jakarta, Minggu, 5 April 2026.
Meskipun tanggal pasti pembukaan pendaftaran belum diumumkan secara resmi, berkaca pada pola tahun-tahun sebelumnya, seleksi CPNS 2026 diprediksi akan dimulai pada kuartal ketiga, kemungkinan besar antara bulan Agustus, September, atau Oktober 2026.
Persyaratan Pendaftaran CPNS 2026
Berdasarkan Permen PAN-RB Nomor 6 Tahun 2024, berikut adalah kriteria yang harus dipenuhi calon pelamar:
1. Kriteria Umum:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun (beberapa jabatan spesifik maksimal 40 tahun).
- Pendidikan sesuai dengan kualifikasi jabatan yang dilamar.
- Tidak pernah dipidana penjara 2 tahun atau lebih.
- Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat dari PNS/TNI/Polri/Swasta.
- Bukan anggota atau pengurus partai politik.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.
2. Dokumen Wajib:
- Scan KTP, Kartu Keluarga (KK), Ijazah, dan Transkrip Nilai asli.
- Pasfoto latar merah dan swafoto terbaru.
- Materai elektronik (e-meterai) untuk dokumen lamaran.
- Sertifikat pendukung sesuai formasi (misalnya STR untuk tenaga medis atau Serdik untuk guru).
Tahapan Pendaftaran Online
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi BKN:
- Akses laman https://sscasn.bkn.go.id.
- Buat akun menggunakan NIK dan nomor KK, lalu unggah swafoto.
- Login kembali dan lengkapi data domisili serta riwayat pendidikan.
- Pilih instansi dan jabatan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan Anda.
- Unggah semua dokumen persyaratan dalam format yang ditentukan.
- Periksa kembali semua data, lalu klik “Akhiri Pendaftaran” dan cetak kartu akun.
