Sementara itu, Arief Sabdo Yuwono, Guru Besar Teknik Sipil dan Lingkungan IPB University yang juga merupakan tim pakar untuk EIGER Adventure Land, menekankan pentingnya pendekatan yang lebih sistemik dalam pengelolaan sampah.
“Permasalahan sampah tidak bisa lagi diselesaikan dengan pendekatan konvensional seperti open dumping. Diperlukan perubahan sistem pengelolaan sampah mulai dari sumbernya, termasuk kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta penguatan sistem pengelolaan yang lebih berkelanjutan,” jelasnya.
Melihat kompleksitas permasalahan tersebut, EIGER Adventure Land berkomitmen untuk terus mendorong inisiatif pengelolaan sampah di kawasan Megamendung secara bertahap dan berkelanjutan. Upaya ini mencakup peran sebagai mitra, fasilitator, serta edukator bagi masyarakat dalam membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab, sejalan dengan upaya pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan.
Baca Juga:5 Motor Listrik Terbaik Jadi Incaran di 2026, Performanya Gahar Kalahkan Motor BensinHarga Emas Antam Hari Ini Anjlok Lagi! Ini Rincian per Gram Terbaru
Ke depan, komitmen ini juga akan diperkuat melalui pengembangan sistem pengelolaan sampah terintegrasi yang dirancang untuk mendukung kawasan ekowisata yang berkelanjutan, sekaligus menjadi bagian dari kontribusi jangka panjang dalam menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah hulu.
