BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Ekstrem di Bandung, Warga Diminta Waspada 3 Hari ke Depan

lustrasi: Pengendara sepeda motor terjebak hujan deras akibat cuaca ekstrem di jalur Nagreg, Kabupaten Bandung
lustrasi: Pengendara sepeda motor terjebak hujan deras akibat cuaca ekstrem di jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

Masyarakat juga diimbau untuk menghindari tempat terbuka saat terjadi hujan deras, serta menjauhi pohon, tiang listrik, reklame, dan benda tinggi lainnya yang berpotensi roboh akibat angin kencang.

“Jika terjadi petir, sebaiknya berlindung di tempat tertutup dan aman,” katanya.

Selain itu, warga diminta menghindari area terbuka dan tempat tinggi, serta mematikan perangkat komunikasi sementara waktu saat terjadi badai petir.

Baca Juga:Dari Desa Terdampak Bencana ke Mandiri Energi, Program Pertamina Ubah Nasib WargaPuncak Diserbu! Volume Kendaraan Naik 70%, Jalur Puncak-Cianjur Padat Merayap

Bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor, terutama wilayah bertopografi curam atau pegunungan, diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor, khususnya saat hujan berlangsung beberapa hari berturut-turut.

Sementara itu, warga di wilayah dataran rendah dan sekitar aliran sungai diminta mewaspadai potensi genangan hingga banjir.

BMKG memprakirakan dalam satu hingga tiga hari ke depan masih terdapat potensi hujan skala lokal pada siang hingga malam hari, terutama di wilayah Kabupaten dan Kota Bandung, Kabupaten Cianjur, serta Kota Tasikmalaya.

“Potensi hujan masih ada dalam beberapa hari ke depan, sehingga masyarakat diharapkan tetap waspada,” pungkasnya. (Bas)

0 Komentar