SiLPA Membengkak, DPRD Bandung Barat Minta Anggaran Dioptimalkan

Gedung DPRD Bandung Barat di Jalan Raya Cijamil, Kecamatan Ngamprah. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
Gedung DPRD Bandung Barat di Jalan Raya Cijamil, Kecamatan Ngamprah. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyoroti sisa anggaran SiLPA 2025.

Sorotan tersebut muncul dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, di mana nilai SiLPA tercatat mencapai ratusan miliar rupiah.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) VIII DPRD KBB, Jajang Sukmahari, mengungkapkan SiLPA sementara mencapai Rp127 miliar dan berpotensi bertambah hingga Rp200,5 miliar akibat akumulasi dari tahun sebelumnya.

Baca Juga:Puncak Diserbu! Volume Kendaraan Naik 70%, Jalur Puncak-Cianjur Padat MerayapLebaran Jadi Momen Harapan Baru, 452 Warga Binaan Lapas Garut Dapat Remisi, 2 Langsung Bebas!

“Terdapat akumulasi SiLPA dari tahun sebelumnya yang tidak terserap pada 2025, sehingga totalnya mencapai Rp200,5 miliar,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Menurutnya, besarnya SiLPA tidak bisa semata-mata dianggap sebagai keberhasilan efisiensi anggaran. Kondisi tersebut juga dapat mengindikasikan adanya program yang tidak berjalan optimal.

“SiLPA tidak selalu menjadi kebanggaan, apalagi jika terjadi karena anggaran tidak terserap. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Ia menjelaskan, SiLPA yang ideal seharusnya berasal dari efisiensi dan perencanaan yang matang, serta pelaksanaan program yang efektif dan akuntabel.

DPRD pun mendorong agar sisa anggaran tersebut segera dioptimalkan melalui perubahan anggaran tahun 2026 agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“SiLPA ini harus direalisasikan dalam anggaran perubahan demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Wit)

0 Komentar