Hadapi Beragam Laporan, Begini Cara Kerja Layanan Call Center 112 Cimahi Campernik 

Petugas Operator Call Center 112 Cimahi Campernik saat Sedang Melayani Aduan Masyarakat (Mong)
Petugas Operator Call Center 112 Cimahi Campernik saat Sedang Melayani Aduan Masyarakat (Mong)
0 Komentar

Hadapi Beragam Laporan, Begini Cara Kerja Layanan Call Center 112 Cimahi Campernik

CIMAHI, JABAR EKSPRES – Layanan Call Center 112 Cimahi Campernik di Kota Cimahi terus menjadi lini terdepan dalam merespons berbagai laporan masyarakat, mulai dari kondisi medis mendesak hingga kejadian non-kebakaran seperti evakuasi hewan liar dan pohon tumbang.

Di balik peran vital tersebut, petugas atau operator call center juga kerap menghadapi beragam tantangan, mulai dari laporan yang tidak jelas hingga panggilan iseng yang berpotensi menghambat respons terhadap situasi darurat.

Baca Juga:Perkuat Ketahanan Pangan Jelang Lebaran, BULOG Bandung Salurkan Bantuan Beras dan Minyak GorengDirikan Klub Satelit di Bandung, PB Jaya Raya siap Hadirkan Atlet Berpotensi untuk Bulu Tangkis 

Penelaah Teknis Kebijakan Bidang IKPS Diskominfo Cimahi, Adhy Ramadhyan, mengungkapkan bahwa laporan yang masuk ke layanan 112 sangat beragam, namun didominasi oleh kebutuhan yang bersifat mendesak.

“Nah, kalau contoh-contohnya sendiri yang paling dominan yang tadi, yang pertama itu terkait dengan permintaan ambulans atau dengan permintaan tenaga medis. Kemudian yang kedua juga terkait dengan tupoksi Damkar, seperti waktu itu pernah ada permintaan evakuasi, evakuasi sarang tawon, kemudian evakuasi juga ada waktu itu monyet liar kalau enggak salah di daerah Cimahi Tengah,” kata Adhy saat diwawancarai Jabar Ekspres di ruang Call Center 112 Pemkot Cimahi, Rabu (1/4/2026).

Menurutnya, laporan yang paling sering diterima berkaitan langsung dengan kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan penanganan cepat. Selain itu, faktor cuaca juga turut memengaruhi jenis laporan yang masuk, terutama selama musim hujan.

“Kemarin juga ada beberapa pohon tumbang, kemudian dahan pohon yang memang dahan pohonnya itu menghalangi jalan, itu juga ada beberapa kasus yang dominan,” ujarnya.

Secara umum, laporan yang diterima meliputi sektor kesehatan, kebakaran, hingga bencana alam. Setiap laporan yang masuk langsung dikoordinasikan dengan dinas terkait untuk mempercepat penanganan.

Adhy menjelaskan, sistem layanan 112 di Cimahi telah didukung aplikasi khusus yang terhubung langsung dengan para penanggung jawab (PIC) di berbagai instansi terkait.

“Betul, karena kebetulan untuk 112 ini kan kita sudah menggunakan yang pertama kita ada aplikasinya. Jadi aplikasi responder ini kita instalkan ke PIC-PIC, PIC-PIC kegawatdaruratan dan juga teman-teman misalkan dari Damkar, dari BPBD itu berbasis Android,” jelasnya.

0 Komentar