Selain itu, kepolisian juga akan meningkatkan patroli di kawasan permukiman untuk mencegah potensi tindak kriminal selama musim mudik.
“Kemudian nanti petugas akan melakukan pengawasan ke permukiman. Ada juga nanti anggota yang disiagakan melakukan patroli mencegah adanya potensi kriminalitas pada musim mudik,” tandas Teguh.
Kasus ini menjadi pengingat serius bahwa euforia mudik Lebaran kerap diiringi meningkatnya potensi kejahatan, terutama pada rumah-rumah kosong. Kewaspadaan dan koordinasi dengan lingkungan sekitar menjadi kunci untuk menekan risiko tersebut. (Monk)
