H-1 Lebaran 2026, Jalur Bandung–Garut Lengang: Volume Kendaraan Turun Drastis Jadi 24 Ribu

Pemudik menggunakan sepeda motor melintas di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jumat (20/3)
Pemudik menggunakan sepeda motor melintas di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jumat (20/3). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Arus lalu lintas di jalur Bandung menuju Garut mengalami penurunan volume kendaraan pada H-1 Lebaran, Jumat (20/3).

Pantauan Jabar Ekspres di Pos Pengamanan (Pos Pam) Cikaledong, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, arus mudik pada H-1 Lebaran terpantau cukup lengang.

Lalu lintas di jalur Bandung–Garut terlihat sepi, hampir menyerupai kondisi hari normal. Kendaraan yang melintas di Pos Pam Cikaledong didominasi oleh sepeda motor (roda dua).

Baca Juga:Dukung Program Hemat Energi, Pertamina Berangkatkan Ribuan Pemudik dalam Mudik Bareng 2026ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina Jaga Pasokan Energi Selama Ramadan dan Idulfitri 2026

Dalam pantauan tersebut, sejumlah pemudik tampak berkendara dengan santai, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Meski demikian, beberapa kendaraan terlihat membawa barang bawaan berlebih. Hingga pukul 08.00 hingga 15.33 WIB, kondisi arus lalu lintas terpantau masih lengang dan belum menunjukkan adanya peningkatan volume kendaraan yang signifikan.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, hingga pukul 08.00 WIB tercatat baru sekitar 24 ribu kendaraan yang melintas.

Kepala Bidang Pengembangan Transportasi Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, mengatakan bahwa berdasarkan pemantauan pihaknya, jumlah kendaraan yang melintas sejak pukul 00.00 WIB mencapai 24.285 unit.

“Pukul 00.00, 24.285 kendaraan, secara angka memang masih tinggi, Namun ini sudah di bawah 2025 itu H-1, masih 38 ribuan sampai pukul 8 pagi,” katanya kepada Jabar Ekspres, Jumat (20/3)

Eric menjelaskan, penurunan volume kendaraan pada H-1 Lebaran tahun ini terjadi karena sebagian umat Islam telah merayakan Idulfitri 1447 Hijriah pada Jumat (20/3/2026).

“Ini memang karena Lebaran ada yang hari ini, dan masih ada yang Lebaran besok. 68 ribu kendaraan kemarin sampai jam 8 pagi, hari ini baru 24 ribu,” pungkasnya. (Bas)

0 Komentar