Meriah! Pawai Ogoh-ogoh Nyepi di Cimahi Bikin Perantau Nostalgia Kampung Halaman

Pawai Ogoh-Ogoh dalam Perayaan Nyepi di Kota Cimahi (Mong)
Pawai Ogoh-Ogoh dalam Perayaan Nyepi di Kota Cimahi (Mong)
0 Komentar

Sinta berharap, perayaan Nyepi di Cimahi bisa terus digelar setiap tahun dengan konsep yang tetap dipertahankan bahkan dikembangkan.

“Karena ini sudah sangat luar biasa, atau masih ada kayak inovasi-inovasi lebih lanjutnya yang lebih memukau lagi,” kata Sinta.

Cerita serupa datang dari Ibnu (30), warga Cihampelas, Bandung Barat. Ia mengaku sudah dua kali mengikuti pawai ogoh-ogoh di Cimahi bersama keluarganya.

Baca Juga:Dirikan Klub Satelit di Bandung, PB Jaya Raya siap Hadirkan Atlet Berpotensi untuk Bulu Tangkis Perkuat Silaturahmi, Ketua Relawan Bedas Galih Hendrawan Salurkan Paket Sembako di Pameungpeuk

Menurut Ibnu, perayaan Nyepi di Cimahi memiliki daya tarik tersendiri karena suasananya yang terbuka dan melibatkan banyak kalangan.

“Ini sudah yang kedua kalinya saya ikut pawai ogoh-ogoh di Cimahi. Tahun ini saya datang bareng istri dan dua anak, sekalian ngenalin budaya juga ke mereka,” kata Ibnu.

Ia menilai, kegiatan seperti ini penting untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengenalkan nilai toleransi sejak dini kepada anak-anak.

“Suasananya itu hangat ya, bukan cuma umat Hindu saja, tapi semua bisa ikut merasakan. Anak-anak juga jadi tahu kalau Indonesia itu beragam,” ujarnya.

Ibnu pun berharap perayaan Nyepi di Cimahi bisa terus berkembang dan semakin meriah ke depannya.

“Harapannya semoga setiap tahun tetap ada, bahkan bisa lebih besar lagi. Mungkin bisa lebih banyak ogoh-ogoh atau kegiatan lain yang melibatkan masyarakat luas,” katanya.

Pawai ogoh-ogoh di Cimahi tahun ini menjadi bukti bahwa perayaan keagamaan juga bisa menjadi ruang perjumpaan lintas budaya. Tak hanya sebagai ritual spiritual, tetapi juga sebagai sarana mempererat kebhinekaan.

Baca Juga:ORIS Hadir di Bandung, PT SMI Ajak Masyarakat Jawa Barat Berkontribusi dalam Pembangunan NasionalDoa Lailatul Qadar Lengkap dengan Artinya, Amalan di 10 Malam Terakhir Ramadan

Di tengah kehidupan perkotaan yang dinamis, momen seperti ini menghadirkan ruang refleksi sekaligus kebersamaan, terutama bagi mereka yang jauh dari kampung halaman. (Monk)

Laman:

1 2
0 Komentar