3. Palembang (1 Bus / 50 Peserta): Menyeberangi Selat Sunda via Merak-Bakauheni dan melintasi Jalur Lintas Sumatera menuju Palembang.
“Jadi untuk nasabah kita sediakan akomodasi, kita sediakan seragam, terus kemudian juga untuk akomodasi nanti di perjalanan, sampai dengan mungkin yang masih berpuasa kita sediakan juga untuk berbukannya,” katanya.
Eko pun berharap seluruh peserta dapat sampai di tujuan dengan selamat dan dapat merayakan momen kebersamaan bersama keluarga tercinta dengan penuh kebahagiaan.
Baca Juga:Berkah Ramadan, BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci Berbagi Takjil pada Pengguna JalanMantan Wakil Jaksa Agung Ungkap Rahasia Integritas Jaksa, Ternyata Berawal dari Keluarga
Sementara itu, Wiwik (48) salah seorang peserta Mudik Gratis asal Bandung mengaku bersyukur. Sebab, dengan adanya program mudik gratis pegadaian, Wiwik dapat mengurangi pengeluaran untuk ongkos tiket sebesar Rp2 juta rupiah.
“Ini tahun ke 4 kalinya saya ikut Program Mudik Gratis Pegadaian. Saya ikut (mudik) bersama keluarga jadi semuanya 5 orang. Biasanya kalau beli (tiket) ke Solo satu tiket nyampe sekitar Rp400 ribu,” terangya.
Dia juga bersyukur karena, selain mendapatkan tiket gratis, para pemudik juga mendapatkan berbagai faslitas lainnya.
“Alhamdulillah nyaman, fasilitasnya bagus, dapet snack, dapet makan, dapet minum, obat-obatan, bisnya bagus, crew nya ramah, pokoknya fasilitasnya memuaskan,” ujarnya.
Dia pun berharap PT. Pegadaian semakin lancar, semakin jaya dan semakin maju agar kedepan bisa mengadakan mudik balik gratis.
“Benar-benar membantu masyarakat, karena meringankan kita semua. Jadi uangnya bisa buat oleh-oleh, buat yang lain lah,” pungkas Wiwi.
Senada, salah seorang pemudik lain bernama Siti (45) mengaku jika Mudik Gratis Pegadaian benar-benar membantu. Ia bersama suami dan kedua orang anaknya ikut mudik gratis dengan tujuan Surabaya.
Baca Juga:PT Pegadaian Perkokoh Posisi sebagai Motor Penggerak Ekonomi NasionalJangan Salah Pilih! Ini Panduan Lengkap Memilih Sanitary Valve Berkualitas dari Arita untuk Bisnis Anda
“Alhamdulillah, saya merasa sangat terbantu. Ini sudah kedua kalinya kami ikut mudik gratis dari Pegadaian,” ucapnya.
Dia mengaku jika dirinya harus membeli tiket bus umum itu cukup berat. Apalagi disituasi seperti saat ini yang tentunya harga tiket tersebut mengalami kenaikan.
“Dengan ikut mudik gratis dari Pegadaian, uangnya bisa saya simpan untuk kebutuhan di kampung nanti. Busnya bagus, fasilitasnya nyaman, dan anak-anak juga senang, dan yang pasti kami sekeluarga merasa tenang mudik bersama Pegadaian” ungkap Siti. (*)
